Breaking News:

Langsung Tancap Gas, Gubernur Jatim Khofifah Lepas Kapal Kemanusiaan ke Kalsel Bersama ACT

Langsung tancap gas, Gubernur Jatim Khofifah lepas Kapal Kemanusiaan ke Kalsel Bersama ACT untuk membantu korban banjir.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Khofifah bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT), Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I) melepas bantuan berupa 1.000 ton beras dan logistik melalui Kapal Kemanusiaan ke Kalimantan Selatan di Dermaga Berlian Jasa Terminal Indonesia Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (30/1/2021). 

“ACT ini luar biasa, istiqomah untuk memberikan solidaritas kemanusiaan di Indonesia maupun di luar negeri,” kata orang nomor satu di Jawa Timur ini. 

Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Akan Serahkan SK CPNS 2019 Pekan Depan, Kini Ajukan Formasi untuk 2021

Baca juga: Antisipasi Banjir di Surabaya Saat Puncak Musim Hujan, Pemkot Kerahkan Semua OPD

ACT bersama YP3I membangun penguatan di Jawa Timur. Pada Bulan Desember yang lalu, keduanya memberikan support 100 ton beras untuk masyarakat Jawa Timur yang terdampak pandemi Covid-19. 

Selain itu, juga diserahkan bantuan yang bersifat produktif dan strategis jangka panjang berupa penyiapan lahan persawahan dengan produktivitas yang tinggi.

“Jadi ada yang sifatnya charity, ada yang sifatnya empowering. Dengan demikian ini sifatnya bukan hanya bantuan, tetapi juga pemberdayaan,” jelas Mantan Mensos RI ini. 

Atas bantuan untuk Jawa Timur tersebut, Khofifah telah mengarahkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur berkoordinasi dengan pakar pertanian untuk bisa menyiapkan produktivitas 14-16 ton per hektare.

Baca juga: Banyak Acara Resepsi Dibatalkan, Pendapatan Gedung Sasana Praja Ponorogo Turun Lebih dari 50 Persen

Baca juga: Bocah SD di Madiun Curi 3 Motor di Halaman Masjid, Modus Pura-pura Mau Salat, Ketahuan Saat Beraksi

“Kalau ini bisa lebih merata, maka insyaallah kesejahteraan petani tidak hanya di Jawa Timur. Ini akan menjadi referensi bagi daerah-daerah lain di Indonesia bahwa petani bisa lebih produktif dengan mekanisme yang sudah disiapkan tim,” jelasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih atas doa dan support yang diberikan kepadanya sehingga bisa beraktivitas kembali. 

“Alhamdulillah terima kasih atas doa dan supportnya, kemarin Jumat (29/1/2021) sudah diswab dan hasilnya negatif. Sehingga hari ini saya sudah bisa beraktivitas di publik,” katanya. 

Selama masa isolasi, Khofifah telah melakukan serangkaian kegiatan melalui virtual yang bisa dilakukan  4-5 kali sehari.

Baca juga: Crazy Rich Malang Tertarik Beli Saham Arema FC, Sebut Akan Bentuk Tim Lebih Dulu

Baca juga: Kronologi Insiden Duel Carok Berdarah di Malang yang Tewaskan 2 Orang, Bermula Saat Bersihkan Rumput

Hari Sabtu-Minggu pun menyisir inovasi dan program strategis OPD bahkan UPT di lingkungan Pemprov Jawa Timur. 

“Insyaallah tidak ada waktu yang idle (diam) selama masa isolasi mandiri,” pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved