Gubernur Jatim Khofifah dan Ning Ita Tinjau Tanggul Sungai Brangkal Mojokerto yang Ambrol

Gubernur Jatim Khofifah dan Ning Ita meninjau tanggul Sungai Brangkal Mojokerto yang ambrol. Ini langkah yang akan diambil pemprov.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meninjau tanggul Sungai Brangkal anak Kali Brantas di Kecamatan Sooko, Kota Mojokerto, Senin (1/2/2021). 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meninjau tanggul Sungai Brangkal anak Kali Brantas di Kecamatan Sooko, Kota Mojokerto, Senin (1/2/2021).

Pasalnya tanggul dan bantaran sungai tersebut mengalami ambrol dan meresahkan warga. 

Tanggul dan bantaran Sungai Brangkal tersebut ambrol sepanjang 15 meter. Dan sudah terkikis air cukup dalam, padahal tepat di samping tanggul terdapat permukiman warga yang cukup padat.

Ambrolnya bantaran dan tanggul tersebut terjadi pada Minggu (31/1/2021) malam dan membuat resah warga.

Kondisi ini meresahkan warga, terutama jika tengah ada air kiriman dan ketinggian air meningkat.

Warga khawatir jika tidak segera diperbaiki, air akan meluap ke kampung mereka. 

Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita itu mengatakan, tanggul Sungai Brangkal menjadi satu di antara enam titik di Mojokerto yang kondisinya jebol atau ambrol.

Baca juga: Wana Wisata Bernah De Vallei, Destinasi Baru di Mojokerto, Suguhkan Keindahan Alam yang Memukau

Baca juga: Harlah NU ke-95, Mantan Teroris Nasir Abbas Jadi Pembicara di PCNU Sidoarjo, Ceritakan Masa Lalunya

"Dan banyak di antaranya yang bukan wewenang kami, ada yang wewenang pemprov dan BBWS, maka kami ingin ajak ibu gubernur untuk meninjau lokasi," kata Ning Ita. 

Seusai peninjauan vaksinasi Covid-19 di RSU Dr Wahidin Sudirohusodo dan Puskesmas Blooto, Gubernur Khofifah dan Ning Ita bersama-sama melihat langsung kondisi tanggul yang jebol di Sungai Brangkal.

Khofifah dan Ning Ita menyaksikan langsung bagaimana kerawanan bencana banjir jika tak segera ditangani.

Saat ditanya apa langkah yang akan diambil Pemprov Jawa Timur, Khofifah menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan BBWS Sungai Brantas. Dan yang memungkinkan untuk dilakukan saat ini adalah penanggulangan jangka pendek. Yaitu dengan memasang sandbag dan bronjong. Sedangkan jangka panjang seperti perbaikan tanggul harus menunggu anggaran. 

Baca juga: Satpol PP Razia PKL Yang Bandel Berjualan di Trotoar dan Bahu Jalan Kota Mojokerto

Baca juga: Pejabat Sidoarjo Tertibkan Kerumunan di Gading Fajar dan Taman Pinang, PKL Dilarang Jualan Sementara

"Pasti kan dicek dulu oleh tim yang memungkinkan bisa menghitung. Yang sederhana dan akan segera kita siapkan adalah pemasangan sandbag dan bronjong. Kalau permanennya masih harus mengajukan surat ke Kementerian PUPR," kata Khofifah. 

Khofifah menegaskan, pihaknya siap jika harus membuatkan surat ke Kementerian PUPR untuk percepatan penanganan.

Hal itu akan segera dikoordinasikan.

Namun dalam waktu dekat langkah yang akan dilakukan adalah mendatangkan sandbag dan bronjong. 

Baca juga: Khofifah Minta Vaksinasi Covid-19 Dipercepat, SDM Kesehatan Rampung Langsung Sambung Sasaran Tahap 2

Baca juga: Masifkan Tes Swab pada ASN, Pemkab Malang Berencana Pinjam Lebih Banyak Mobil Fast Lab

Karena berdasarkan informasi, pengerjaan perbaikan tanggul ini sudah masuk waiting list. Dan tahun ini yang akan dikerjakan BBWS adalah Sungai Sadar terlebih dahulu. Sedangkan Sungai Brangkal masih dalam daftar tunggu. 

"Kalau butuh surat dari pemprov tentu kita akan siapkan dengan sukacita. Tapi kita akan sisir dulu yang jangka pendek. Bronjong dan sandbag akan segera kita datangkan," pungkas Khofifah. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved