Dentuman Misterius Terjadi di Malang, Kapolresta Malang Kota : Jangan Panik
Dentuman misterius terjadi di wilayah Malang Raya. Suara dentuman yang mirip seperti meriam itu terjadi pada Selasa (2/1/2021) sekitar pukul 23.30 WIB
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
Reporter: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar AS
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dentuman misterius terjadi di wilayah Malang Raya. Suara dentuman yang mirip seperti meriam itu terjadi pada Selasa (2/1/2021) sekitar pukul 23.30 WIB hingga Rabu (3/1/2021) sekitar pukul 03.22 WIB.
Sontak hal tersebut menjadi viral di berbagai media sosial. Dimana warganet ramai - ramai mempertanyakan dan mencari tahu, darimana asal suara dentuman misterius itu.
Pihak BMKG dan BPBD Kota Malang terus mencari informasi terkait sumber dentuman yang sampai menggetarkan rumah warga. Bahkan, pihak kepolisian ikut membantu mencari sumber dentuman misterius tersebut.
• Pembangunan Rampung 100 Persen, Pasar Legi Ponorogo Tinggal Tunggu Peresmian
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, dentuman yang didengar dan dirasakan warga diduga kuat bukan dari ledakan bom atau benda lain.
"Sampai saat ini tidak ada laporan atau nihil kejadian. Belum ada korban, namun tetap kami selidiki penyebab peristiwa tersebut," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (3/1/2021).
Dirinya mengaku tidak merasakan atau mendengar suara dentuman itu. Namun, ia banyak mendapat laporan dari grup tentang adanya suara dentuman sejak kemarin malam.
Ia meminta kepada masyarakat, untuk tidak panik berlebihan atas peristiwa itu. Dan dirinya pun juga mengajak masyarakat, jangan mudah percaya atau ikut membagikan informasi yang belum tentu kebenarannya.
"Jangan panik, kami semua masih perlu waktu mengetahui sumber dentuman itu dan penjelasan dari para ahli," jelasnya.
Sementara itu Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto menyatakan, belum ada yang bisa memastikan asal dentuman tersebut.
"Kami cek teman - teman dari BPBD Lumajang dan Kabupaten Malang, dan mereka juga belum mengetahui itu dentuman apa. Memang benar ada dentuman, tapi kami belum tahu itu gejala alam atau apa," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kapolresta-malang-kota-kombes-pol-leonardus-simarmata-bicara-soal-vaksin.jpg)