Breaking News:

Terdampak Pelaksanaan PPKM, Disperindag Nganjuk Optimis Bisa Kembali Bangkitkan Ekonomi

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk optimis Perekonomian di Kabupaten Nganjuk kembali membaik.

istimewa
Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadi Agung Prathama turun langsung ke pasar tradisional untuk membagikan masker gratis kepada pedagang pasar tradisinoal Kerep Kecamatan Baron Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk optimis Perekonomian di Kabupaten Nganjuk kembali membaik.

Ini setelah Perekonomian warga sedikit banyak terpengaruh selama dua pekan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Kepala Disperindag Kabupaten Nganjuk, Heni Rochtanti mengatakan, pihaknya saat ini bertekad dan berbuat secara maksimal untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat yang terdampak PPKM.

"Sektor yang menjadi pembangkit eknonomi warga itu yakni Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Nganjuk," kata Heni Rochtanti, kemarin.

Dijelaskan Heni, UMKM merupakan sektor rill, sehingga mau tidak mau aktivitas ekonomi harus tetap berjalan. Meskipun berjalanya perekonomian tersebut tetap harus dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Karena itu, upaya mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan tetap bergulirnya aktivitas UMKM tersebut dan perekonomian akan ikut bergerak dan terdongkrak," ujar Heni Rochtanti kepada TribunJatim.com.

Meski demikian, ungkap Heni Rochtanti, mengingat masih tingginya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nganjuk, pihaknya berpesan kepada masyarakat agar tidak terlalu banyak beraktivitas di luar rumah. Terutama bagi anak muda yang suka menghabiskan waktu dengan nongkrong di cafe.

Terbongkar Trik Penyelundupan Ponsel untuk Napi LP Kelas IIB Blitar, Dikemas Kotak Kurma dan Sabun

Doa Memasuki Bulan Rajab dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan, Puasa hingga Perbanyak Istighfar 

Diduga Ngantuk, Truk Tabrak Pohon di Duduk Sampean Gresik, Kernet Truk Tewas 

"Kalaupun nongkrong sekedar minum kopi di cafe ya seperlunya aja, tidak sampai berjam-jam sehingga berpotensi terjadi kerumunan dan penularan Covid-19," ucap Heni Rochtanti.

Disamping itu, tambah Heni Rochtanti, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berinovasi dan berkreasi. Dimana dengan kedua langkah tersebut tidak menutup kemungkinan akan menghasilkan peluang usaha baru. Dan jika dijalankan dengan baik dipastikan akan menghasilkan UMKM baru lagi.

"Tentunya jika diri kita kreatif maka bisa menghasilkan peluang usaha bagi diri kita sendiri," tutur Heni Rochtanti. kepada TribunJatim.com.

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved