Breaking News:

Hadiri Kegiatan Bedah Rumah, Bupati Nganjuk Targetkan 2.500 Unit Rumah KLH Diperbaiki Tahun 2021

Hadiri kegiatan bedah rumah warga kurang mampu, Bupati Nganjuk menargetkan 2.500 unit rumah KLH diperbaiki tahun 2021 ini.

TRIBUNJATIM.COM/ACHMAD AMRU MUIZ
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat meletakkan batu pertama pondasi rumah saat kegiatan bedah rumah yang dilakukan oleh Komunitas Nganjuk Peduli dan NU Care Lazisnu Nganjuk di Desa Mlilir, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Minggu (7/2/2021). 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk kembali gulirkan program bedah rumah warga kurang layak huni (KLH) pada tahun 2021 ini.

Setidaknya sebanyak 2.500 unit rumah kurang layak huni di Kabupaten Nganjuk akan dilakukan bedah rumah.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat menjelaskan, target bedah rumah tahun ini sama dengan tahun lalu.

Hanya saja karena ada refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19 (virus Corona) tahun lalu sekitar 1.700 unit saja rumah kurang layak huni yang direalisasi program bedah rumah.

"Mudah-mudahan saja tahun ini tidak ada refocusing anggaran untuk Covid-19 yang cukup besar sehingga anggaran bedah rumah tidak banyak tersedot, sehingga target 2.500 unit rumah yang dibedah bisa terealisasi," kata Novi Rahman Hidhayat saat mengunjungi kegiatan bedah rumah milik Supriyanto, warga Desa Mlilir, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Minggu (7/2/2021).

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, sebenarnya jumlah rumah kurang layak huni di Kabupaten Nganjuk cukup banyak.

Kemenko Marves Kunjungi Nganjuk, Bupati Sampaikan Usulan 16 Proyek Pembangunan dengan Anggaran PEN

Komunitas Oleng-oleng Kediri Sediakan 30.000 Bibit Tanaman Gratis untuk Jaga Keseimbangan Alam

Setidaknya pada tahun 2020 lalu ada sekitar 19.803 rumah kurang layak huni milik warga kurang mampu, dan sekitar 95 persen minimal harus sudah menjadi layak huni hingga tahun 2023 mendatang sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Cita Bhakti Pemkab Nganjuk.

Untuk itu, menurut Novi Rahman Hidhayat, Pemkab Nganjuk akan berupaya terus menjalankan program bedah rumah kurang layak huni milik warga kurang mampu meskipun sekarang ini dalam kondisi anggaan terbatas akibat pandemi Covid-19.

"Jadi kami mengajak warga senantiasa selalu berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu dari Kabupaten Nganjuk sehingga kondisi bisa berjalan normal dan pembangunan bisa lancar kembali untuk kesejahteraan warga semuanya," ucap Novi Rahman Hidhayat.

Selidiki Rencana Pembangunan Pasar Muamalah di Madiun, Polisi: Kami Sudah Kantongi Beberapa Nama

Jalan Nasional Ponorogo-Pacitan Ambles Separuh, Tanah Gerak Jadi Faktor Utama, Lalu Lintas Terganggu

Halaman
12
Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved