Breaking News:

Pandemi Covid-19, Angkutan Sekolah di Trenggalek Nganggur Hampir Setahun

Angkutan sekolah di Kabupaten Trenggalek menganggur selama pandemi Covid-19. kendaraan itu kini terpakir rapi di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub)

Surya/Aflahul Abidin
Bus dan minibus angkutan sekolah yang sudah lama tak beroperasi di Kantor Dishub Trenggalek. 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Angkutan sekolah di Kabupaten Trenggalek menganggur selama pandemi Covid-19.

Sebagian dari kendaraan itu kini terpakir rapi di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) setempat.

Di Kabupaten Trenggalek, ada beberapa jenis moda angkutan sekolah. Antara lain, dua bus, dua minibus, dan sekitar 30 mobil pengangkut umum (MPU) yang bekerja sama.

Kendaraan yang kini menganggur adalah bus dan minibus. Pengoperasian kendaraan itu praktis berhenti sejak awal pandemi.

“Sejak Maret 2020 sudah tidak beroperasi,” kata Kepala Dishub Trenggalek, Sigid Agus Hari Basoeki, Minggu (7/2/2021).

Agar kendaraan tak rusak akibat mangkrak, Dishub kini hanya melakukan perawatan rutin. Sebagian besar anggaran operasional angkutan sekolah juga dialihakan untuk refocusing penanganan Covid-19.

“Anggaran operasional bus jelas kena refocusing. Tapi tetap tersedia, apabila sewaktu-waktu pembelajaran di sekolah ada lagi dan kendaraan beroperasi kembali,” sambungnya kepada TribunJatim.com.

Di tengah pandemi, Kabupatan Trenggalek sebenarnya sempat memberlakukan pembelajaran tatap muka selama beberapa bulan.

Namun untuk meminimalisir penularan virus korona di kalangan siswa, angkutan itu tetap tak dioperasikan.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved