Virus Corona di Jawa Timur
Hasil PPKM 2 Tahap, Laju Penyebaran Covid-19 Jawa Timur di Angka 0,82
Hasil PPKM dua tahap di Jawa Timur. Laju penyebaran virus Corona kini ada di angka 0,82.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Hefty Suud
Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Satgas Covid-19 Jawa Timur menyebutkan bahwa selama PPKM dilaksanakan di Jawa Timur dalam dua tahap, ada dampak penurunan rate of transmission atau laju penyebaran virus Corona ( Covid-19 ).
Hal itu ditunjukkan dari menurunnya angka rate of transmission Jawa Timur sebelum dilaksanakan PPKM dan sesudah dilakukan PPKM tahap kedua.
Informasi yang diterima TribunJatim.com, saat ini angka rate of transmission Covid-19 di Jawa Timur ada di angka 0,82.
• HPN 2021, Gubernur Khofifah Ingatkan: Kuantitas dan Kualitas Produk Pers Harus Seimbang
• Nanang ASN Banjarmlati Pendonor Plasma Konvalesen Ke-16 di PMI Kota Kediri: Sudah Niat Sejak Positif
Juru Bicara Satgas Covid-19 Jawa Timur Makhyan Jibril Al-Faraby mengatakan bahwa tanggal 10 Januari 2021 saat belum dilakukan PPKM, rate of transmisson Covid-19 Jawa Timur adalah 1,1.
"Jadi ada penurunan yang cukup membahagiakan bahwa memang ada dampak efektivitas PPKM menurunkan angka laju penyebaran Covid-19 di Jawa Timur," kata Jibril, Selasa (9/2/2021).
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa masih ada 10 kabupaten kota di Jawa Timur yang rate of transmission Covid-19 di daerahnya masih di atas 1 yang indikasinya berbahaya dari tingkat penularan.
• 9 Rumah Warga Terancam Tebing Longsor di Dlanggu Mojokerto, Ketar-ketir Saat Turun Hujan Deras
• Perahu Nelayan Tuban Diungsikan ke Terminal Baru di Kecamatan Jenu, Hindari Risiko Gelombang Besar
Tertinggi ada Kota Batu, rate of transmissionnya mendekati 2. Sedangkan sembilan lainnya ada di angka 1,1 hingga 1,3.
Yaitu Kota Surabaya, Kota Malang, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk, Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang dan Kota Pasuruan.
"Selain itu jika dilihat tren kasus covid-19 Jawa Timur selama PPKM ada tren atau kecenderungan menurun. Baik untuk pertambahan kasus maupun tingkat kematian per hari. Grafiknya kalau kita lihat di garis lurus, trennya menurun," tegasnya.
Selama dua tahap PPKM, ada dorongan dari gubernur untuk melakukan penambahan rumah sakit rujukan dan penambahan kapasitas bed.
Hasilnya, selama dua tahap dilakukan PPKM di Jawa Timur didapatkan peningkatakan kapasitas bed isolasi sebesar 11 persen selama periode 1 - 25 Januari 2021.
RS Rujukan juga bertambah dari 145 titik menjadi 164 titik RS rujukan.
Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menegaskan bahwa PPKM berskala mikro akan dilaksanakan per hari ini, Selasa (9/2/2021) di seluruh 38 kabupaten kota di Jawa Timur.