Siasat Mesum Pak Guru Agar Dapat 'Jatah' Siswi SMA, Orangtua Kena Imbas, Miris Kondisi Mental Korban
Siasat mesum pak guru agar dapat menikmati tubuh siswi SMA nya mendapat sorotan, diancam nekat sebarkan video hingga mental korban memilukan.
Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Penulis: Ignatia Andra Xaverya | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM - Pak Guru ancam siswinya sendiri setelah nekat menodai siswinya demi menikmati hubungan terlarang.
Pak Guru ancam sebarkan video mesum dengan siswi.
Semua dilatarbelakangi rasa cemburu Pak Guru di Lamongan atas jalinan asmara antara siswi itu dengan kekasihnya yang sebaya.
Hubungan terlarang Pak Guru dan siswi SMA ini juga akhirnya terbongkar.
• 8 Tahun Hidupi 4 Anak, Umi Pipik Disapa Uje: Tahu Derita Istri, Kondisi Rumah Memprihatinkan
Tak hanya siswi SMA itu saja yang terkena dampaknya.
Akibat video yang terlanjur tersebar luas, pihak sekolah hingga orang tua siswi SMA itu turut terkena imbasnya.
Kelakuan Pak Guru di Lamongan ini sayangnya masih belum diusut oleh kepolisian.

Guru tersebut berinisial F (26) yang tega menodai muridnya sendiri berinisial DF (17).
F bahkan sudah memperdayai DF sebanyak 10 kali.
Pelaku hanya menjanjikan akan membelikan DF es krim dan makan.
Hubungan terlarang ini bermula saat F minta DF datang ke rumahnya.
Kegiatan di rumah itulah yang akhirnya menjadi awal mula hubungan terlarang antara keduanya.
Tetapi berakhir menyedihkan karena Pak Guru malah tega menyebarkan rekaman tersebut ke media sosial.
• VIRAL Kampung Mati di Kuningan, Lokasinya Persis di Perbukitan, Ada Nuansa Mistis, Ini Penampakannya
Ternyata tersangka membujuk DF untuk berhubungan badan.
Saat itu, tersangka sambil merekam adegan suami istri itu menggunakan ponselnya.
Ternyata, tersangka menggunakan rekaman itu untuk minta 'jatah' lagi kepada korban di lain hari.
"Tersangka selalu mengancam akan menyebarkan rekaman video itu kepada orangtua korban dan para guru," ungkap Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana, seperti dilansir dari Kompas.com, Rabu (10/2/2021).
Tersangka menyebar video mesum tersebut melalui Facebook ketika korban menolak.
Pelaku juga menyebar tangkapan layar video ke teman korban, saudara korban, lalu meluas sampai ke tangan dewan guru.
• Adit Jayusman Keberatan Soal Mahar Fantastis? Ayu Ting Ting Tangisi Calon Suami, Keluarga Juga Sedih

Imbas dari perilaku mesum sang Pak Guru, orang tua hingga guru lain pun ikut tercemar nama baiknya.
Tak hanya itu, pihak sekolah juga mendapatkan dampak yang sama hingga akhirnya korban berani melaporkan kasus ke polisi.
Dalam unggahan itu, tersangka menyebut korban yang terekam dalam foto tersebut merupakan anak nakal.
Ternyata, pelaku menyebar tangkap layar itu juga karena cemburu setelah korban pacaran dengan pria yang sebaya.
Setelah tangkap layar video itu tersebar, korban lapor ke polisi.
Tapi nasi sudah menjadi bubur, kondisi korban kini begitu memilukan.
Terutama kondisi mentalnya setelah diserang berbagai komentar pedas dan kasus yang menimpa dirinya itu.
• BERITA TERPOPULER JATIM: Pelapor Ustaz Maaher di Polda Jatim hingga 210 RT Masuk Zona Merah Covid-19
Vlogger Emy Listiani Dihabisi Pak Guru setelah Berhubungan Intim, Sesuatu di Tubuh Jadi Petunjuk
Rokok Dji Sam Soe menjadi petunjuk pengungkapan dugaan pembunuhan Emy Listiani saat ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Pramuka, Kecamatan Gunungpati, Semarang.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan, kecurigaan pembunuhan semakin kuat ketika ditemukan rokok Dji Sam Soe milik pelaku.
Kemudian di motor korban terdapat tali tambang.
"Tali itu digunakan untuk apa kami tidak tahu. Mana mungkin seorang wanita menggunakan tali," ujar dia, saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat (20/11/2020).
Selanjutnya, kata Kombes Aulia, handphone (ponsel) milik korban hilang.
Sementara uang, dompet milik korban masih ada.
"Saat kami menanyakan posisi yang bersangkutan, korban baru saja pulang tempat kerjanya dan temannya melihat korban menggunakan handphone."
"Tapi kenapa kok tidak ada. Itu menjadi kecurigaan kami bukan laka lantas. Kondisi motor mati," tutur dia.
Dikatakannya, korban mengalami luka di bagian belakang kepala korban.
Menurut pengakuan pelaku, korban jatuh saat akan dimasukkan pelaku ke dalam sleeping bag.
"Nah, kalau laka lantas kenapa tidak ada luka, tapi lukanya di belakang," ujar dia.
Tidak hanya itu, kata Kapolrestbes, saat dilakukan visum luar, ditemukan cairan di kelamin korban.
Pihaknya menduga bahwa kematian korban bukan dikarenakan karena kecelakaan lalu lintas melainkan pembunuhan.
"Menurut pengakuan tersangka, pembunuhan sekitar pukul 18.30-19.00, Kamis atau sehari sebelum ditemukan di jalan Pramuka," ujarnya.
Anehnya, pagi harinya setelah korban dibunuh, Emy Listiani masih menghubungi ibunya.
Kapolrestabes mengatakan bahwa yang menghubungi ibu korban adalah pelaku.
• Alasan Ibu Kandung Rela Anak Gadis Layani Ayah & Direkam: Nurut, Awal Dipaksa Lihat Hubungan Badan
"Jadi yang menghubungi ibunya adalah pelaku," ujarnya.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres dengan Kejari Kota Semarang terkait penanganan perkara tersebut.
Hal ini dikarenakan tempat pembunuhan di rumah kos yang berada di Kabupaten Semarang.

Namun demikian, jasad korban ditemukan awal di Gunungpati, Kota Semarang.
"Ini yang perlu sampaikan TKP pembunuhan ada di Ungaran dimana di luar yuridiksi Polrestabes Semarang."
"Tapi kami sudah menyampaikan ke Polres Semarang dan Kejari Kota Semarang."
"Kejari Kota Semarang siap menerima berkas walaupun TKP-nya di luar Kota Semarang," ujar dia.
Ia menuturkan, secara teknis dimungkinkan Kejari Kota Semarang akan melimpahkan perkara itu ke Kejari Kabupaten Semarang.
Selain itu saksi-saksi banyak berada di Kota Semarang.
"Saksi-saksi yang ada banyak di Kota Semarang," tukasnya.
Artikel di atas diolah dari artikel yang tayang di Kompas.com Guru Ini Punya Hubungan Terlarang dengan Murid, Ancam Korban Pakai Video Mesum dan Vlogger Emy Listiani Dihabisi Pak Guru setelah Berhubungan Intim, Sesuatu di Tubuh Jadi Petunjuk