Breaking News:

Virus Corona di Pasuruan

Gus Wildan Pengasuh Ponpes di Bangil Dorong Pembelajaran Tatap Muka: Minimal 10 Persen Siswa

Gus Wildan, pengasuh ponpes KHA Wahid Hasyim Bangil Pasuruan dorong pembelajaran tatap muka. Usul minimal 10 persen siswa.

SURYA/GALIH LINTARTIKA
Gus Wildan, Pengasuh Ponpes KHA Wahid Hasyim Bangil. 

Reporter: Galih Lintartika | Editor: Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Kebijakan Pemerintah yang akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro mendapatkan sejumlah masukan.

Salah satunya dari pemerhati pendidikan, Gus Wildan, pengasuh Ponpes KHA Wahid Hasyim Bangil Pasuruan.

Gus Wildan berpendapat, perlu ada kebijakan khusus untuk dunia pendidikan.

Terjawab Misteri Puluhan Telur di Bantasan Sungai Bengawan Solo, BKSDA Pastikan Bukan Telur Buaya

Khusus Balita, Naik Kereta Api Tidak Wajib Menunjukkan Hasil Rapid Test Antigen atau RT-PCR

"Andai saja sekolah bisa diizinkan tatap muka maksimal 25% saja dari jumlah murid itu akan lebih baik. Tujuannya, agar generasi muda tetap mendapat asupan pendidikan karakter dari seorang guru," kata Gus Wildan, Jumat (12/2/2021)

Dia menjelaskan, pembelajaran secara online atau daring ini hasilnya jelas sangat berbeda jauh dengan hasil pembelajaran tatap muka.

Ada beberapa nilai - nilai pendidikan yang hilang sekalipun materi pendidikannya sama.

"Apa yang saya sampaikan ini hanya sekadar masukan saja ke pemerintah. Tapi, kalau itu memungkinkan, saya sangat mendorong itu. Karena sudah banyak keluhan terkait sistem pembelajaran secara daring ini," jelas dia.

Ratusan Korban Asuransi Jiwa Bersama Bumipetera Magetan Bingung Mengadu, Agen Cuci Tangan

Loker MS Glow Office Malang Terima Disabilitas untuk Posisi GA, Founder: Siapapun Punya Kesempatan

Dikatakan dia, pandemi virus Corona ( Covid-19 )sudah berjalan hampir setahun dan segala aktivitas pendidikan diliburkan.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved