Polisi Dalami Motif Remaja Protolan SMP di Blitar yang Aniaya 3 Perempuan Masih Saudara
Polisi kini masih mendalami motif remaja protolan SMP di Blitar menganiaya 3 perempuan yang masih saudara.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Reporter: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satreskrim Polres Blitar Kota masih mendalami motif pemuda protolan kelas 2 SMP yang tega menganiaya tiga perempuan yang masih saudaranya sendiri.
"Masih kami dalami pemicunya, apakah pelaku ngamuk atau hal lain masih kami cari," kata Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Ardi Purboyo, Minggu (14/2/2021).
AKP Ardi Purboyo mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku dalam kondisi sadar saat melakukan penganiayaan kepada para korban.
Polisi juga menyita sebilah sabit yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban.
"Pelaku dalam kondisi sadar saat melakukan aksinya. Barang bukti yang kami sita sebilah sabit," ujar AKP Ardi Purboyo.
Dikatakannya, terkait hubungan pelaku dan para korban yang informasinya masih saudara juga masih didalami.
• Teriakan Minta Tolong Wanita di Blitar Dianiaya Remaja Protolan SMP, Pelaku dan Korban Masih Saudara
• Kondisi Gelap, Pencarian Tubuh Pemuda yang Terjun ke Sungai Brantas di Blitar Dihentikan Sementara
Termasuk status pelaku yang informasinya masih di bawah umur juga masih dalam penelusuran polisi.
Menurutnya, polisi juga belum meminta keterangan kepada korban dan keluarganya.
Karena kondisi korban dan keluarga masih panik pasca peristiwa penganiayaan.
"Informasinya masih saudara dan status pelaku masih di bawah umur. Tapi, kami perlu mendalami dengan bukti-bukti. Untuk itu, pelaku didampingi orang tua dan pengacara," kata AKP Ardi Purboyo.
Sebelumnya, seorang pemuda, RAW (16), warga Dusun Salam, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, ngamuk menganiaya tiga perempuan yang masih saudaranya.
• Kelenteng Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri Tak Gelar Perayaan Imlek, Atraksi Barongsai Ditiadakan
• Pemkab Madiun Terima Penghargaan Sebagai Penyalur Dana Desa Tercepat Nasional Tahap I Tahun 2021
Pemuda protolan kelas 2 SMP itu sudah ditahan dan menjalani pemeriksaan di Polres Blitar Kota, Minggu (14/2/2021).
Peristiwa penganiayaan terjadi di kandang ayam milik Widodo di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Sabtu (13/2/2021).
Para korban, yaitu, Agustina Widya Rahmawati (25), warga Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Agustina merupakan anak dari pemilik kandang ayam. Agustina mengalami luka di kepala bagian belakang dan tangan kanan kiri robek.
• Penjual Peti Mati di Ponorogo Sering Kehabisan Stok Selama Pandemi Covid-19, Sepekan Laku 18 Buah
• Meski Jadi Tersangka Gelar Pesta Saat Pandemi Covid-19, Kades di Tulungagung Tak Akan Dicopot
Lalu, SBV (12), warga Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Dia mengalami luka di bagian jari tangan kanan robek.
Korban lainnya, TI (17), warga Srengat, Kabupaten Blitar, mengalami luka di pipi kiri dan telinga kiri robek.
"Pelaku dan para korban ini masih saudara. Pelaku kerja di kandang ayam milik salah satu orang tua korban," kata Kapolsek Nglegok, AKP Lahuri, Minggu (14/2/2021).