Breaking News:

7 Pelaku Pengeroyokan Pemuda Bojonegoro Hingga Tewas Dibekuk Polisi, Lari ke Madura dan Jateng

7 pelaku pengeroyokan pemuda Bojonegoro hingga tewas dibekuk polisi, kabur ke Madura hingga Jawa Tengah. Satu orang masih buron.

TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia saat ungkap kasus pengeroyokan pemuda Bojonegoro hingga tewas, Senin (15/2/2021). 

Kemudian RF (20), DF (20), dan FS (20) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, ditangkap di Sokobana, Sampang, Madura pada 12 Februari 2021.

Baca juga: Pemuka Agama Tulungagung Dipukul di Masjid Berasal dari Organisasi yang Sama dengan Terduga Pemukul

Baca juga: Penyesalan Pemilik Warung Tuban Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka Akibat Melawan Petugas Saat Razia

Berikutnya KE (27) warga Desa Jamberejo, dan JS (28) warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Kedungadem ditangkap di Karanganyar Jawa tengah pada 14 Februari 2021.

"Terbaru tujuh ditangkap ada yang di Madura dan Jawa Tengah, masih ada lagi satu buron," bebernya.

Mantan Kapolres Tulungagung itu menerangkan kronologi menurut keterangan pelaku.

Pelaku mengatakan, motif dari pengeroyokan ini dipicu dari ketiga korban yang saat itu berboncengan satu motor menggeber gas (bleyer-bleyer) kepada gerombolan tersangka.

Lalu gerombolan tersangka 10 orang yang tersulut amarah mengejar korban, kemudian menendang motornya di lokasi kejadian.

Baca juga: Hujan Terus Mengguyur, Harga Cabai di Kota Malang Melambung, Kini Rp 90 Ribu Per Kilogram

Baca juga: Gelar Aksi Tanam Pohon di Sungai Bengawan Solo, PDI Perjuangan Tuban: Ini Bagian Politik Ekologi

Saat ketiga korban jatuh, para pelaku melakukan pemukulan menggunakan pipa besi, kayu, dan ada juga yang menggunakan tangan kosong.

"Pelapor dan satu temannya mengalami luka di tangan dan kaki, lebam. Sedangkan M Fauzi Shodikun mengalami luka di bagian kepala tak sadarkan diri hingga meninggal," pungkasnya.

Dalam pengeroyokan tersebut, polisi mengamankan enam motor, pakaian, handphone, hasil visum, pipa besi dan kayu.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama, dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.

Baca juga: Jawa Timur Akan Dilanda Cuaca Ekstrem 3 Hari, Hujan Lebat, Petir Hingga Potensi Banjir Level Waspada

Baca juga: Tinjau Tanah Longsor di Nganjuk, Gubernur Jatim Khofifah Minta Pencarian Korban Hilang Dipercepat

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved