2 Arca Mirip Dewa Siwa Ditemukan di Belakang Ponpes Gus Akhsin, Diserahkan ke BPCB Tulungagung

Ditemukan dua arca yang disebut menyerupai Dewa Siwa di belakang pondok pesantren milik Gus Akhsin. Diserahkan ke BPCB Jatim Wilayah Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Hefty Suud
SURYA/DAVID YOHANES
Arca yang diduga sosok Siwa yang ditemukan Gus Akhsin, Selasa (16/2/2021) siang. 

Reporter: David Yohanes | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dua arca ditemukan di belakang rumah Akhsin Ashari di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngantru, Selasa (16/2/2021) siang.

Dua arca yang disebut menyerupai Dewa Siwa ini sebelumnya terkubur di belakang pondok pesantren (ponpes) milik Gus Akhsin, panggilan akrabnya.

Saat itu Gus Akhsin bermaksud membuat kolam koi, dan menggali dengan alat berat.

Baca juga: Whisnu Sakti Resmi Akhiri Jabatan Wali Kota Surabaya, Ucapkan Sebaris Rasa Syukur

Baca juga: Ramalan Cinta Zodiak Besok Kamis, 18 Februari 2021: Aquarius Dia Datang Melamarmu, Aries Berantakan

"Saat menggali ditemukan arca tersebut. Kedalamannya sekitar satu meter," ungkap Gus Akhsin, Rabu (17/2/2021).

Selain dua arca itu ditemukan pula benda-benda lain, serta struktur batu bata.

Temuan itu kemudian diamankan Gus Akhsin dan dilaporkan ke Balai Pemelihara Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur Wilayah Tulungagung.

Proses penggalian kolam pun dihentikan sementara.

Baca juga: Ternyata Bilqis Ngumpet Tiap Ayu Ting Ting-Adit Pacaran, Firasat Jelek Sejak Awal? Iqis Jujur ini

Baca juga: Cari Nenek Asal Tuban  Korban Tenggelam di Bengawan Solo, BPBD Lamongan Ikut Dilibatkan

"Kami serahkan sepenuhnya kepada pihak yang menangani benda purbakala," ujar Gus Akhsin.

Menurut Koordinator BPCB Jatim Wilayah Tulungagung, Haryadi, pihaknya sudah mendatangi lokasi penemuan arca.

Obyek Diduga Cagar Budaya (ODCB) ini relatif utuh, hanya salah satu arca kehilangan bagian kaki.

Selain itu ada struktur bangunan batu bata, mirip  bagian dari candi.

"Satu arca kakinya patah karena kena alat berat.Tapi masih bisa disatukan lagi," ungkap  Haryadi.

Hariyadi masih berkoordinasi dengan BPCB Jatim, untuk memeriksa arca tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved