Breaking News:

Jelang Purnatugas Sebagai Bupati Banyuwangi, Anas Dilamar Jadi Dosen dan Konsultan Kepala Daerah

Jelang purnatugas sebagai Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas sudah dilamar jadi dosen luar biasa dan konsultan kepala daerah.

Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, 2020. 

Reporter: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Abdullah Azwar Anas akan memasuki purnatugas sebagai Bupati Banyuwangi pada Rabu (17/2/2021).

Menjelang meletakkan jabatannya sebagai bupati, Abdullah Azwar Anas mendapat banyak tawaran menjadi dosen luar biasa di berbagai kampus.

“Beberapa rektor sudah meminta saya untuk menjadi dosen luar biasa, termasuk di beberapa program pascasarjana. Alhamdulillah, tentu ini tantangan baru bagi saya,” ujar Abdullah Azwar Anas, Selasa (16/2/2021).

Abdullah Azwar Anas mengatakan, tawaran menjadi dosen luar biasa itu didorong keinginan kalangan akademisi untuk mendiskusikan berbagai program dan inovasi Banyuwangi dalam konteks akademik.

"Ya saya kira ini menarik. Nanti saya akan meluangkan waktu untuk mengisi kuliah di kampus. Sejauh ini ada 6 kampus yang meminta saya menjadi dosen luar biasa. Dua kampus di Banyuwangi, dua di Surabaya, satu di Jakarta, dan satu di Yogyakarta. Ada PTN dan PTS,” ujar bupati Banyuwangi dua periode tersebut.

Abdullah Azwar Anas mengaku tertarik mengajar mata kuliah kebijakan publik, pemasaran, dan pariwisata.

Baca juga: Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Yusuf-Riza, Ipuk-Sugirah Sah Jadi Pemimpin Baru Banyuwangi

Baca juga: PDIP Kumpulkan 11 Kepala Daerah Terpilih Jatim, Gelar Rapat Konsolidasi, Jalankan Amanah Partai

“Nanti model kuliahnya lebih banyak mengalir dan bercerita saja. Dan saya meminta bisa lewat daring. Semoga bisa bermanfaat,” ujarnya.

Beberapa hari terakhir menjelang berakhirnya masa jabatan, Abdullah Azwar Anas juga banyak memenuhi undangan untuk menghadiri bedah buku karyanya dari berbagai kampus.

Tiga buku karya Anas adalah “Anti-Mainstream Marketing: 20 Jurus Mengubah Banyuwangi” (Gramedia Pustaka Utama, 2019), “Creative Collaboration: 10 Tahun Perjalanan Transformasi Banyuwangi” (Mizan, 2020), dan “Inovasi Banyuwangi: Jalan Terpendek Mencapai Layanan Publik Prima” (Gramedia, 2020).

Selain menjadi dosen luar biasa, Abdullah Azwar Anas juga banyak mendapat tawaran menjadi konsultan kepala daerah dalam hal pengembangan inovasi kebijakan publik dan pemasaran daerah.

Baca juga: Uji Lab, Dinkes Kabupaten Pasuruan l Ambil Sample Air di Sumber Air Panas Kepulungan 

Baca juga: Banyuwangi Fokus Pemulihan Ekonomi di Musrenbangcam, Dukung Penuh Penguatan Sektor Strategis

“Akhir Februari ini saya juga diminta mengisi semacam workshop bagi sejumlah tim dari kepala daerah-kepala daerah yang baru terpilih,” jelasnya.

"Selama ini juga banyak teman-teman yang ingin jadi bupati, banyak ke Banyuwangi. Baik ketika mereka menyusun visi-misi pencalonan maupun untuk mengoperasikan visi-misinya. Kadang mereka belum ada pengalaman, apa yang dilakukan di Banyuwangi itu bisa dipakai," sambung Abdullah Azwar Anas.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved