Breaking News:

Hanya 2 Persen Keluarga Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Bondowoso yang Ajukan Program Santunan

Keluarga pasien Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Bondowoso masih banyak yang tidak mengajukan program santunan Kementrian Sosial.

Freepik
Ilustrasi Corona atau Covid-19 di Bondowoso 

Reporter: Danendra Kusuma | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Keluarga pasien Covid-19 meninggal dunia di Kabupaten Bondowoso masih banyak yang tidak mengajukan program santunan Kementrian Sosial.

Penyebabnya, mereka takut didiskriminasi warga kalau anggota keluarganya meninggal karena terpapar Covid-19.

Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Bondowoso, Redi Usadani mengatakan baru sekitar 2 persen saja keluarga pasien Covid-19 meninggal dunia yang mengajukan santunan.

Berdasar data Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso jumlah kasus meninggal karena Covid-19 per 14 Februari 2021 di Kota Tape sebanyak 134 orang.

Baca juga: Video Belasan Mobil Datang ke Kampung Miliarder Tuban Viral, Sosok Pembuat Mengaku Gak Nyangka

"Hanya 18 keluarga yang telah mengirimkan berkas untuk pengajuan program santunan Kemensos RI," katanya kepada Surya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (18/2).

Ia menyebutkan, sedari Agustus-Februari 2021, yang sudah mengajukan program santunan berjumlah 18 keluarga. Dokumen milik 6 keluarga sudah diserahkan ke Kemensos.

"Kabarnya, sebanyak 6 keluarga itu hingga kini masih belum mendapatkan santunan. Realisasi pencairan butuh proses verifikasi. Karena itu pula dokumen 12 keluarga lain belum kami kirimkan. Kami masih menunggu informasi lanjutan dari Dinsos Provinsi dan Kemensos serta terus berkoordinasi," ungkapnya.

Untuk mendapatkan santunan ada sejumlah proses yang harus dilalui. Pertama, keluarga mengirimkan berkas ke Dinsos Bondowoso

Berkas itu di antaranya KTP, KK, surat kematian dari rumah sakit dan hasil pemeriksaan laboratorium yang membuktikan anggota keluarganya positif Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved