Breaking News:

Tragedi Sahur Anak Bacok Bapak Kandungnya, Gara-gara Makanan Keasinan, Sudah Lama Dikucilkan

Sungguh pilu tragedi sahur anak tega bacok bapak kandungnya, gara-gara makanan keasinan, ternyata sudah lama merasa dikucilkan.

Penulis: Alga
Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Jenazah bapak di Trenggalek yang dibacok anak kandungnya hingga tewas ketika di RSUD dr Soedomo Trenggalek, Selasa (16/2/2021). 

Penulis: Alga Wibisono | Editor: Sudarma Adi

TRIBUNJATIM.COM - Pilu, tragedi sahur seorang anak tega bacok bapak kandungnya gara-gara makanan.

Sedang enak-enak makan sahur, si bapak kandung malah dibacok dan dipukul anaknya sendiri.

Bahkan si bapak sampai jatuh tersungkur tepat di jalan depan rumah setelah dibacok.

Baca juga: Pantas Indonesia Makin Sengsara Covid? Kebohongan Baru China Kejutkan Dunia: Virus Sebelum Pandemi

Diberitakan sebelumnya, seorang anak di Trenggalek membacok bapak kandungnya hingga tewas gara-gara makanan sahur, Senin (15/2/2021).

Peristiwa memilukan ini terjadi di Desa Kertosono, Kecamatan Panggul.

Sang anak bernama Fera Setyadi (27), tega membacok bapak kandungnya, Wajib (50), hanya karena masalah makan sahur.

Kapolsek Panggul, AKP Budi Hartoyo menjelaskan, Fera awalnya sedang makan sahur di rumahnya.

Namun, Fera merasa makanan yang dibuatkan orang tuanya terasa asin.

Entah mengapa, ia kemudian curiga orangtuanya hendak meracun.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved