Breaking News:

Tanah Longsor di Nganjuk

Trauma Healing Anak-anak Korban Longsor, Bunda Paud Kabupaten Nganjuk Bawakan Boneka 'Menik Menuk'

Trauma healing anak-anak korban tanah longsor di Dusun Selopuro. Bunda Paud Kabupaten Nganjuk turun bawakan boneka 'Menik dan Menuk'.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Hefty Suud
SURYA/ACHMAD AMRU MUIZ
Bunda Paud Kabupaten Nganjuk, Yuni Sophia Rahma Hidhayat lakukan trauma healing dengan mengajak bercanda dan bermain salah satu anak terdampak bencana tanah longsor Dusun Selopuro di tempat pengungsian. 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Peduli akan trauma anak-anak terdampak tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Bunda Paud Kabupaten Nganjuk turun kunjungi pengungsian.

Hal itu dilakukan Bunda Paud Kabupaten Nganjuk, Yuni Sophia Rahma Hidhayat sebagai bentuk perhatian terhadap mentalitas anak-anak korban tanah longsor.

Dijelaskannya, peristiwa trumatik seperti bencana alam telah membuat para korban rentan terkena gangguan stres pasca trauma.

Dengan demikian, langkah pemulihan trauma (trauma healing) menjadi solusi mencegah terjadinya stress dari para korban.

Baca juga: Tegaskan Sinovac Aman untuk Lansia, Dinkes Kabupaten Malang Imbau Vaksinator Lakukan Screening Ketat

Baca juga: Lama Nikah, Alyssa Soebandono Bongkar Sifat Dude Harlino yang Tak Diduganya: Tak Berarti Untukmu

"Untuk itu, kami ikut peduli dan turun dalam upaya melakukan trauma healing kepada para warga terdampak longsor, terutama untuk anak-anak," kata Yuni Sophia Rahma Hidhayat saat mengunjungi tempat pengungsian warga terdampak longsor di Gedung SDN Ngetos 3 Nganjuk, Kamis (18/2/2021).

Dikatakan Yuni Sophia, untuk kegiatan trauma healing tersebut pihaknya mengajak sejumlah organisasi profesi Guru.

Diantaranya IGTKI dan HIMPAUDI serta Pekerja Sosial Perlindungan Anak. Pada kesempatan pertama kegiatan trauma healing terhadap anak-anak, Bunda Paud Kabupaten Nganjuk tersebut membawa boneka 'Menik dan Menuk' untuk menghibur anak-anak.

Baca juga: Niat dan Doa Setelah Shalat Tahajud Dilengkapi Bacaan Dzikir, Manfaat Mendapat Ketenangan Hati

Baca juga: Kisah Nyeleneh Tain si Miliarder Baru Tuban, Dapat Rp 9,7 Miliar Tapi Kekeuh Tak Mau Beli Mobil Baru

Selain itu, pihaknya juga ikut mendongeng dan beryanyi bersama dengan anak-anak terdampak longsor di pengungsian.

"Tentunya dengan kegiatan trauma healing ini kami berharap dapat membakar adrenalin dan melepaskan endorfin yang meningkatkan suasana hati menjadi tenang dan sejuk, sehingga membantu anak-anak dapat tidur lebih nyenyak di malam hari," ucap Yuni Sophia.

Selain itu, ungkap Yuni Sophia, pihaknya juga menekankan kembali pentingnya asupan makanan sehat bagi anak-anak. Dan untuk sementara jauhkan anak-anak dari media sosial dan media informasi lain. Karena yang paling penting meluangkan waktu bersama anak-anak lebih diperbanyak.

Direncanakan, tambah Yuni Sophia, kegiatan trauma healing bersama Bunda PAUD, IGTKI dan Himpaudi Kabupaten Nganjuk akan berlangsung selama 10 hari kedepan di tempat pengungsian warga terdampak longsor Dusun Selopuro Desa Ngetos Kecamatan Ngetos.

"Dan kami berharap dengan kegiatan trauma healing tersebut akan memulihkan kondisi fisik dan psikologis anak-anak atau warga terdampak bencana tanah longsor," tutur Yuni Sophia Rahma Hidhayat yang juga isteri Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat tersebut. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved