Breaking News:

Dua Eskavator Butuh Waktu 7 Jam Mengubur 48 Ekor Ikan Paus Mati di Pesisir Bangkalan

penguburan sebanyak 48 ekor ikan paus di Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (20/2/2021).

Ahmad Faisol/Surya
Tubuh ikan paus jenis pilot whale diangkat kendaraan eskavator untuk penguburan di pesisir Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (20/2/2021) 

Reporter : Ahmad Faisol | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Petugas gabungan TNI/Polri, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur, bersama tokoh ulama bergerak cepat melakukan penguburan sebanyak 48 ekor ikan paus di Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Sabtu (20/2/2021).

Penguburan puluhan ekor ikan paus jenis pilot whale mengerahkan dua eskavator milik Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur.

Tokoh ulama sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar, Desa Patereman, KH Muchlis Muksin mengungkapkan, penguburan sejatinya akan dilakukan Jumat (19/2/2021) siang.

Usai Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron meninggalkan lokasi puluhan ikan paus terdampar.

"Dua eksvator itu tiba kemarin, namun saat itu air sedang pasang. Akhirnya penguburan dimulai tadi pukul 05.00 hingga pukul 12.39 WIB," unglap Kyai Muchlis kepada Surya.

Baca juga: 51 Ikan Paus Mati Terdampar di Bangkalan, 2 Eskavator Pemprov Jatim Dikerahkan Melakukan Penguburan

Baca juga: Rossi Tutup Pintu Maaf Marc Marquez, The Baby Alien Membela Diri Atas Insiden MotoGP Sepang 2015

Baca juga: All New PCX 160 Resmi Dikenalkan di Jawa Timur, Hadir 3 Tipe, Performa Lebih Tinggi dan Kian Mewah

Sebanyak 48 ekor ikan paus itu dikubur dalam 6 buah lubang, dengan jumlah beragam di setiap lubangnya.

Pada lubang pertama, dikubur sejumlah 25 ekor ikan paus, lubang kedua sebanyak 4 ekor, lubang ketiga sejumlah 2 ekor, lubang keempat berisikan 11 ekor, lubang kelima sebanyak 5 3 ekor, dan lubang keenam mengubur sejumlah 3 ekor.

Secara simbolis, kyai Muchlis menguburkan ikan paus pada lubang pertama berisikan sebanyak 25 ekor ikan paus.

Ia menjelaskan, lubang pertama berada di lokasi terjauh dari enam lubang, yakni pada jarak 200 meter dari bibir pantai.

"Belum menimbulkan bau bangkai. Kami bersama TNI/Polri dan BKSDA Jawa Timur bergerak cepat agar tidak menimbulkan bau," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Dalam prosesi penguburan tersebut, Kapolres Bangkalan AKBP Didik Haryanto turut mengawasi, bersama Kepala Bidang BKSDA Jawa Timur Wiwid Widodo, konsultan paus dan lumba -umba Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, turut hadir Danramil Modung Kapten Inf Nurhamzah, Kasat Intelkam Polres Bangkalan AKP Akhmad Junaidi, Kapolsek Modung AKP Suwaji, Camat Modung Heri Arifin, dan Kepala Desa Patereman Auda Fardian.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved