Breaking News:

Dapat Kiriman 12.000 Dosis Vaksin Covid-19, Vaksinasi Tahap Dua di Trenggalek Dimulai Besok

Kabupaten Trenggalek dijadwalkan menerima kiriman 12.000 dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac, Senin (22/2/2021) malam.

SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat lakukan vaksinasi Covid-19 Sinovac, Jumat (29/1/2021). 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Kabupaten Trenggalek dijadwalkan menerima kiriman 12.000 dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac, Senin (22/2/2021) malam.

Apabila vaksin telah diterima, Pemkab Trenggalek akan segera memulai pelaksanaan vaksinasi tahap dua sehari kemudian atau Selasa (23/2/2021).

“Nanti malam akan datang. Kami besok bisa langsung vaksinasi tahap kedua,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek Saeroni kepada TribunJatim.com.

Dosis yang diterima itu, kata dia, akan cukup untuk sekitar 6.000 calon penerima vaksin. Dengan artinya, tiap orang menerima dua dosis seperti aturan semestinya.

Untuk saat ini, sasaran vaksinasi tahap dua di Trenggalek masih berfokus pada petugas pelayanan umum.
Mereka meliputi aparatur sipil negara, TNI, Polri, Satpol PP, guru, perangkat desa, dan anggota DPRD.

Masuk juga dalam daftar penerima vaksin tahap dua pedagang pasar dan pengemudi ojek online.

“Menurut catatan kami, totalnya 18.000 orang,” ungkap dia.

Vaksinasi tahap dua ini akan dilakukan di beberapa tampat. Pertama, di 22 puskesmas yang ditunjuk sebagai tempat vaksinasi.

“Selain itu, ada juga tambahan di instansi-instansi. Seperti di [markas] kodim dan [kantor] Kemenag. Rencananya juga di Setda (Sekretariat Daerah) dan Mapolres, tapi ini kesiapannya masih kita bahas,” sambungnya.

Baca juga: Cuti Bersama 2021 Dipangkas dari 7 Jadi 2 Hari, Menko PMK: Kurva Peningkatan Covid-19 Belum Melandai

Baca juga: Gus Baha : Tidak Mampu Berhaji, Kasi Uang Orang Yang Berhaji, Ini Alasannya

Baca juga: Edarkan Pil Koplo di Kalangan Pemuda Desa, AH Pekerja Swasta Nganjuk Diringkus Polisi

Dinkes Trenggalek berharap, vaksinasi tahap dua bisa berjalan secapat. Supaya, pelaksanaan vaksinasi lanjutan untuk masyarakat umum juga bisa segera terlaksana.

“Pokoknya kita target secepat-cepatnya. Soalnya nanti kalau tidak cepat, menghadapi vaksinasi untuk masyarakat umum bisa terlambat,” katanya kepada TribunJatim.com.

Saeroni menjelaskan, ada beberapa perbedaan aturan untuk sasaran vaksinasi tahap dua ini.

“Jadi sekarang usia di atas 60 tahun juga bisa divaksin. Kalau di aturan sebelumnya kan tidak bisa. Yang punya komorbut dan penyitas covid juga bisa divaksin dengan beebrapat aturan,” ucapnya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved