Breaking News:

Penanganan Covid

Ratusan Pasien ODGJ RSJ Lawang Malang Positif Covid-19, Ditempatkan di Ruang Isolasi

Ratusan pasien ODGJ RSJ Lawang Malang dinyatakan positif Covid-19. Kini mereka harus menjalani isolasi di ruang khusus.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/ERWIN WICAKSONO
Suasana ruang tunggu pemeriksaan pasien di RSJ dr Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang pada Rabu (24/2/2021). 

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - 133 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ratusan ODGJ tersebut tengah menjalani isolasi sesuai protokol kesehatan Covid-19 yang berlaku.

"Sampai dengan tanggal 23 Februari 2021, terdapat 133 orang dengan gangguan jiwa terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Ketua Komite Medik RSJ dr Radjiman Wediodiningrat Lawang Malang, dr Tiwik Koesdiningsih ketika dikonfirmasi pada Rabu (24/2/2021).

Tiwik menambahkan, prosedur ketat dalam perawatan ODGJ dilakukan dengan menempatkannya di ruang-ruang isolasi.

Terdapat 20 ruangan isolasi di RSJ dr Radjiman Wediodiningrat Lawang.

"Sistem perawatan, begitu pasien yang memerlukan perawatan ditempatkan dulu di ruang isolasi. Begitu masuk di ruangan isolasi, untuk mengetahui apakah ada gejala atau tidak," beber Tiwik.

Baca juga: 35 Anggota DPRD Kota Malang Jalani Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua, 9 Orang Tak Lolos Persyaratan

Baca juga: Bandel, Banyak Warga Beraktivitas di Dalam Alun-alun Kota Malang, Satpol PP Padahal Rutin Keliling

Tiwik menjelaskan, penempatan pasien di ruang isolasi tidak sembarangan. Hasil tes swab PCR dan kondisi kesehatan pasien jadi acuan penempatan di ruang isolasi.

"Kami tidak sembarangan menempatkan. Kita atur physical distancing-nya. Selama di ruang isolasi akan dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR swab. Kalau hasilnya positif, kita pindahkan ke ruang isolasi yang lain," ucap Tiwik.

Tiwik menyatakan, pelayanan pemeriksaan kesehatan jiwa di RSJ dr Radjiman Wediodiningrat Lawang tetap berlangsung tanpa kendala.

Baca juga: Skema Relokasi Pedagang Ketika Pasar Besar Kota Malang Jadi Dibangun Tahun 2022 Mendatang

Baca juga: Remaja 17 Tahun di Malang Membabi Buta Sayat Tubuh Mantan Majikan Hingga Tewas, Polisi: Direncanakan

Upaya-upaya sterilisasi dan screening jadi regulasi wajib.

"Kami berusaha melakukan sterilisasi ya. Setiap memulai dan mengakhiri pemeriksaan kita sterilisasi. Itu kami lakukan setiap hari," tutup Tiwik.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved