Breaking News:

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan JKM Rp 116 Juta Kepada Ahli Waris Dua Pekerja OPD Bojonegoro

BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 116 juta kepada ahli waris 2 pekerja OPD Bojonegoro yang meninggal dunia

TRIBUNJATIM/istimewa
BPJS Ketenagakerjaan ketika menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris dua pekerja OPD Bojonegoro yang meninggal dunia, Kamis (25/2/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial / BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bojonegoro menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) atas nama M Rifai dan Imam Wahyudirianto, dua peserta yang meninggal dunia.

Rifai adalah petugas juru parkir di Dinas Perhubungan Bojonegoro, sedangkan Imam petugas keamanan (security) DPMPTSP non ASN DIV Sekretariat Bojonegoro.

Santunan diserahkan Sekda Bojonegoro Nurul Azizah kepada orangtua istri M Rifai dan orang tua Imam Wahyudirianto,  Kamis (25/02/2021) di acara Rapat Koordinasi BPJS Ketenagakerjaan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bojonegoro yang diikuti 17 OPD.

Saat menyerahkan santunan, Sekda didampingi Welly Fitratama Kepala Dinas Tenaga Kerja Bojonegoro dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro, Dolik Yulianto.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro, Dolik Yulianto, mengatakan, santunan Jaminan Kematian yang diserahkan secara simbolis nilai total Rp 116 juta. Rinciannya, Rp 74 juta kepada almarhum M Rifai karena bekerja dan Rp 42 juta pada almarhum Imam Wahyudirianto. Keduanya meninggal tidak terkait kecelakaan kerja.

Sesuai amanah kepada seluruh OPD yang dinas honorer ataupun kontrak dapat memberikan perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat pekerja, dan memberikan sosialisasi program yang terdapat 5 program yang sudah diatur di UU no 14 tahun 2011 di Kabupaten Bojonegoro.

“Pentingnya program BPJS ketenagakerjaan ini tidak hanya bermanfaat bagi OPD seluruh dinas yang honorer atau kontrak selaku peserta, tetapi juga bermanfaat bagi ahli warisnya,” terang Dolik Yulianto.

Baca juga: Direksi BPJAMSOSTEK Baru Resmi Dilantik Presiden Jokowi, Anggoro Siap Lakukan Digitalisasi Jamsos

Baca juga: Dorong Produktivitas Kinerja Perusahaan, BPJAMSOSTEK Bojonegoro Gelar Webinar K3

Baca juga: Tahun 2020, BPJAMSOSTEK Bojonegoro Bayarkan Klaim hingga Rp 76,4 Miliar

Sementara itu, Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah, menyampaikan rasa belasungkawa atas meninggalnya M Rifai dan Imam Wahyudirianto.

Dia mengaku mendapat amanah dari BPJS Ketenagakerjaan untuk menyerahkan santunan jaminan sosial kepada ahli waris dua pekerja yang meninggal dunia tersebut.

Menurut Nurul, ini merupakan kesempatan untuk mengingatkan kepada para kepala dinas agar tenaga honorer dan kontrak yang belum daftar untuk segera daftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Mengingat pentingnya manfaat progam pemerintah ini, maka bagi tenaga honorer dan kontrak dan warga masyarakat Bojonegoro yang belum daftar untuk segera daftar. Dengan iuran yang sangat terjangkau, peserta atau ahli warisnya sudah bisa menerima manfaat jaminan sosial JKK dan JKM,” tegasnya. (*)

Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved