Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Kota Kediri Siap-siap Pembelajaran Tatap Muka, Guru dan Tenaga Pendidik Disuntik Vaksin Covid-19

Upaya Pemerintah Kota Kediri untuk memulai kembali pembelajaran tatap muka. Guru dan tenaga pendidik disuntik vaksin Covid-19 Sinovac.

SURYA/DIDIK MASHUDI
Guru dan tenaga kependidikan di Kota Kediri lakukan vaksinasi Covid-19, Jumat (5/3/2021). 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Penyuntikan vaksin virus Corona ( Covid-19 ) di Kota Kediri terus bergulir.

Kali ini vaksin Covid-19 Sinovac diberikan kepada para guru dan tenaga pendidik yang ada di Kota Kediri.

Vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan ini merupakan salah satu  upaya Pemerintah Kota Kediri untuk memulai kembali pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Pengedar Sabu Tertangkap Saat Tabrak Motor Ibu-bu, Sebut Diperintah Napi di Lapas Tulungagung

Baca juga: HP 3 Pemuda Dibawa Kabur Orang di JPO Surabaya, Pelaku Ngaku dari Polda, Modus Penangkapan Narkoba

"Semoga pembelajaran tatap muka dapat segera terlaksana dalam waktu dekat," ungkap Alfan Sugiyanto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Kediri.

Ditemui di lokasi vaksinasi SMP Negeri 1 Kediri, Jumat (5/3/2021), Alfan menjelaskan, guru dan tenaga pendidik mendapatkan prioritas pada vaksinasi tahap ke-2.

Hal tersebut sekaligus menjadi upaya percepatan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Baca juga: Pedih Pria Gagal Rebut Hati Mantan, Sudah Habiskan Rp 200 Juta Buat Pulau Cinta, Ending Tak Terbalas

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Mojokerto Tembus Rp 120 Ribu per Kilo, Bulog Turun Tangan Carikan Supplier

Alfan mengatakan, vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik terklasifikasikan menjadi tiga kelompok. 

Di antaranya, dari diknas dan cabang diknas termasuk guru PAUD (239 orang), guru SD (685 orang) dan guru SMP (695 orang).

Sejauh ini total guru dan tenaga pendidik di Kota Kediri yang akan mendapatkan vaksin sekitar 1.619 orang. 

Sementara kesiapan sekolah dan tenaga pendidik menjelang tatap muka dalam kaitannya dengan vaksin ada beberapa proses yang perlu dilalui. 

"Hari ini masih suntikan pertama untuk pengenalan terhadap virusnya, nanti menunggu penyuntikan kedua sudah mulai terbentuk antibodi dan 28 hari berikutnya diharapkan sudah terbentuk antibodinya," jelasnya.

Sementara Dewi Anisaul Farida, salah satu tutor English Massive mengatakan ingin segera melakukan pembelajaran tatap muka.

 "Saya sudah rindu, karena bagi saya pendidikan tatap muka akan jauh lebih menarik dan lebih interaktif dan pembelajaran bisa lebih maksimal," ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved