Breaking News:

Rekonstruksi Pembunuhan Terapis Pijat Pus-plus di Mojokerto, Polisi: Adegan 15-23 Paling Krusial

Tersangka kasus pembunuhan terapis pijat tradisional Desa Mlirip, Kecamatan Jetis peragakan 22 adegan rekonstruksi. Gini kata Kapolres Mojokerto Kota.

SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Tersangka M Irwanto (25) saat  memperagakan adegan pembunuhan terhadap pekerja terapis pijat tradisional di rumah pijat Berkah, Dusun/ Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (10/3/2021). 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Tersangka M Irwanto (25) memperagakan 22 adegan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap seorang wanita pekerja terapis pijat tradisional di rumah pijat Berkah, Dusun/ Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (10/3/2021).

Fakta autentik dalam reka ulang adegan ke-15, tersangka membunuh korban bernama alias Santi (35) warga Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk saat melakukan hubungan layaknya suami istri.

Tersangka Irwanto warga Dusun/ Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang tersebut menggunakan parang untuk menusuk bagian punggung dan leher korban. 

Baca juga: Tragedi Anak Dibiarkan Main Game, Tewas Mengenaskan: 54 Luka Tusuk, Ibunya Lupa Diri Pesta Narkoba

Baca juga: Bayi Perempuan di Tempat Pembuangan Sampah di Gresik Meninggal Dunia

Korban meninggal seketika di lokasi kejadian berlumuran darah tergeletak di lantai akibat luka tusuk pada bagian leher sedalam 14 sentimeter, pada Kamis 4 Februari 2021.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, sebenarnya keseluruhan ada 30 adegan rekonstruksi, namun yang diperagakan tersangka hanya 22 adegan reka ulang inti di tempat kejadian perkara rumah pijat Berkah.

Dalam adegan reka ulang itu paling krusial saat tersangka melakukan pembunuhan pada adegan nomor 15 sampai nomor 23.

"Sehingga hanya 22 adegan rekontruksi inti yang diperagakan tersangka di lokasi kejadian pembunuhan, sedangkan delapan adegan di luar lokasi yaitu tersangka berangkat dari rumah dan melarikan diri usai membunuh korbannya," ungkapnya, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Polisi Bubarkan Kontes Burung di Sidoarjo karena Langgar Protokol Kesehatan dan Tanpa Izin

Baca juga: Kebohongan Pria Akui Paman Nadya Gebetan Kaesang Terkuak? Fakta Lamaran Dibahas Ipar: Ngaku-ngaku

Dalam adegan pertama tersangka sempat menonton video porno melalui Handphone sedalam berangkat ke rumah pijat Berkah.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved