Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pemkab Lamongan dan PJT I Sepakat Bangun SPAM Karangbinangun dan Brondong II

BUMN pengelola sumber daya air itu tengah menyiapkan pembangunan SPAM Karangbinangun dan Brondong II di Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan audiensi dengan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi 

Reporter : Hanif Manshuri  | Redaktur Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pengembangan usaha melalui pembangunan SPAM (Sistem Pengolahan Air Minum) terus dilakukan Perum Jasa Tirta (PJT) I.

BUMN pengelola sumber daya air itu tengah menyiapkan pembangunan SPAM Karangbinangun dan Brondong II di Kabupaten Lamongan Jawa Timur.

Inisiasi PJT I untuk mendukung program penyediaan air bersih bagi masyarakat Lamongan itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama PJT I, Raymond Valiant Ruritan usai audiensi dengan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi.

Raymond mengatakan, rencana pembangunan SPAM Karangbinangun dan Brondong II itu juga telah melalui proses penyusunan studi kelayakan Detail Engineering Desain (DED) yang telah selesai 2019.

"Studi kelayakan DED sudah selesai 2019. Kami juga telah beraudiensi langsung dengan Bupati Lamongan untuk memohon dukungan dari Pemkab Lamongan terkait upaya percepatan realisasi program SPAM Karangbinangun dan Brondong II. Ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman yang telah disepakati antara PJT I, Pemkab Lamongan, Pemerintah Pusat melalui BBWS Bengawan Solo serta Pemprov Jatim," kata Raymond saat dikonfirmasi, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Polda Jatim Tak Gentari Mendapat Pesan Bernada Ancaman Terkait Pemindahan Terduga Teroris

Baca juga: Nangis-nangis Billy Syahputra Kembalikan Motor Amanda Manopo, Dipakai Aldebaran, Ngamuk Lempar Kursi

Baca juga: LaNyalla, Ketua DPD RI: Formasi Guru Agama Harus Sesuai Kondisi di Lapangan

Melalui MoU itu, kata dia, dilakukan pembagian peran dari keempat pilar kelembagaan tersebut sesuai tugas dan fungsi masing-masing lembaga. Ia pun menargetkan proses pembangunan dapat terealisasi mulai 2022 mendatang.

Namun langkah terdekat yang akan ditempuh oleh PJT I bersama dengan Pemda Lamongan yakni melalukan pembahasan teknis dengan melibatkan BBWS Bengawan Solo dan Balai PPW Jatim terkait pentahapan realisasinya.

Ia menjelaskan, untuk pembangunan SPAM Karangbinangun nantinya akan dioperasikan dengan kapasitas layanan 300 liter per detik. Sasarannya yakni untuk pemenuhan kebutuhan air bersih warga di wilayah Kecamatan Deket, Glagah, Kalitengah, dan Karangbinangun. Selain itu SPAM ini juga akan diperuntukan untuk pemenuhan sambungan industri di lokasi sekitar.

Sedangkan untuk pembangunan SPAM Brondong II berupa peningkatan kapasitas produksi hingga mencapai 200 liter per detik. Diharapkannya, penambahan kapasitas itu dapat mendukung PDAM Lamongan maupun menambah jangkauan pelayanan air bersih untuk industri di wilayah pantai utara Lamongan.

Raymond berharap dengan pembangunan SPAM baru ke depannya mampu menumbuhkan perekonomian Jawa Timur, khususnya di Kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan.

Hal itu juga sebagai implementasi dari Perpres 80 Tahun 2019 untuk pengembangan kawasan yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan investasi di wilayah tersebut.

Sementara itu, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi merespon positif usulan program PJT I. Ia beserta segenap jajarannya akan berupaya mengawal percepatan program program SPAM untuk menjadi salah satu program 100 hari pertamanya sebagai Bupati baru di Lamongan.

"Terimakasih pada PJTI yang banyak memperhatikan untuk Lamongan, " kata Yuhronur.

Sebelumnya, pembangunan SPAM oleh PJT I di Lamongan telah dilakukan di dua lokasi, yakni SPAM Sekaran dan Brondong. Keduanya telah beroperasi sejak 2013.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved