Protokol J3K Gojek Diapresiasi SBM ITB, Dinilai 'Protokol Kesehatan Terlengkap Standar Tertinggi'
Keseriusan Gojek sebagai platform transportasi untuk mengimplementasikan protokol J3K mendapatkan apresiasi dari Institut Teknologi Bandung.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Hefty Suud
“Data internal kami bahkan menunjukkan ada lebih dari 700.000 penolakan order yang dilakukan mitra driver kepada pelanggan yang tidak memakai masker. Kami juga menemukan bahwa mayoritas mitra driver Gojek bersedia untuk divaksinasi setelah mengikuti kegiatan edukasi mengenai vaksin yang diselenggarakan oleh Gojek. Beberapa temuan tersebut menjadi bukti bahwa inisiatif J3K Gojek berdampak sangat positif bagi perubahan kebiasaan di dalam ekosistem kami,” tutur Raditya.
Sementara itu, Yudo Anggoro selaku Director Center for Policy and Public Management Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) menambahkan bahwa layanan transportasi Gojek telah mendapat tempat spesial di hati masyarakat Indonesia.
Bahkan, protokol J3K Gojek telah dikenal sebagai protokol kesehatan berstandar tinggi untuk layanan angkutan online.
"Dikatakan berstandar tinggi karena aspek keamanan Gojek tidak seperti para pemain lainnya di industri yang hanya diterapkan saat penumpang bersama mitra driver, tetapi bahkan sejak sebelum penumpang bersama mitra driver,” pungkas Yudo Anggoro.
Berita tentang Gojek
Berita tentang protokol J3K
Berita tentang Covid-19
Berita tentang protokol kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mitra-driver-gojek-cek-suhu.jpg)