Berita Ponorogo

Harga Komoditas Naik-Turun, Disperindag Ponorogo Ancang-ancang Gelar Operasi Pasar

Harga komoditas di Kabupaten Ponorogo naik turun. Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Ponorogo, Addin Andanawarih berencana operasi pasar.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
ILUSTRASI - Harga sejumlah komoditas di Kabupaten Ponorogo tidak stabil. 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM (Disperindag) Ponorogo, Addin Andanawarih mulai menyusun rencana untuk menyelenggarakan operasi pasar.

Operasi pasar ini dilakukan lantaran Addin mendapatkan laporan bahwa sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga.

"Kita diundang Bakorwil di Madiun, bersama dengan Pemprov kita akan melakukan operasi pasar agar harga bisa stabil," kata Addin, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Amblas Sudah Hidup Bu Kades Digoyang Brondong Pagi-pagi, Suami Tetap Sayang: Sudah Sering Pergoki

Baca juga: Suasana Mencekam di Nusakambangan saat Eksekusi Mati, Dokter Hastry: Yang Tak Tampak Ikut Nonton

Ia juga telah bersurat ke Bulog agar ikut menyediakan bahan pokok dalam rencana operasi pasar tersebut.

"Operasi pasar ini merata, kita punya 28 pasar daerah kita jadwalkan sesuai jam pasaran mereka untuk menggelar operasi pasar," jelas Addin.

Nantinya operasi pasar ini akan lebih dimasifkan jelang Hari Raya Idul Fitri 2021.

Seperti diketahui, harga komoditas di Kabupaten Ponorogo naik turun tidak stabil.

Salah satunya di Pasar Relokasi Ponorogo, Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, harga cabai rawit, bawang putih, dan daging ayam bisa naik turun sewaktu-waktu.

Baca juga: Sebelum Dibunuh, Pemandu Karaoke Berparas Cantik di Malang Diduga Diperkosa

Baca juga: BREAKING NEWS - Satreskrim Polres Pamekasan Tangkap Muncikari, Kesehariannya Berjualan Kopi

Berbeda lokasi, seorang pedagang di Pasar Legi, Suprihatin menyebutkan harga cabai rawit mulai turun sejak tiga hari terakhir.

"Kemarin hampir Rp 130 ribu per kilogram, sekarang turun tinggal Rp 95 ribu," kata Suprihatin, Rabu (24/3/2021).

Harga tersebut menurut Suprihatin bisa saja terus turun atau bertahan, namun bisa juga naik kembali.

"Kalau stoknya banyak (harganya) bisa turun tapi kalau sedikit nanti bisa naik lagi," lanjutnya.

Untuk komoditas lain yaitu bawang putih, mengalami kenaikan harga.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved