Breaking News:

Kepergok Bertapa di Gua Manten Bukit Putri Cempo, Pria Asal Cepu Diusir

Kawasan Putri Cempo masih rawan longsor, kondisi tanah yang labil dan hujan yang masih mengguyur menyebabkan longsor susulan rawan terjadi.

surya/willy
Muspika Kecamatan Kebomas saat melihat Gua di kawasan Putri Cempo usai menjadi tempat bertapa seorang pria, Jumat (26/3/2021). 

Reporter: Willy Abraham I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Kawasan Putri Cempo, Gresik, masih rawan longsor, kondisi tanah yang labil dan hujan yang masih mengguyur menyebabkan longsor susulan rawan terjadi.

Seorang pria ketahuan sedang bertapa di dalam gua kawasan Putri Cempo langsung diusir oleh Muspika Kebomas.

“Kami dapat laporan dari warga, bahwa ada yang sedang bertapa, kami langsung datangi dan langsung kami minta untuk pulang. Saya kurang hafal namanya, yang jelas bukan orang Gresik, dia berasal dari Cepu ngakunya,” ucap Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin, ucapnya, Sabtu (27/3/2021).

Gua di Kawasan Pucem itu disebut-sebut oleh warga sekitar adalah gua manten. Selain kondisi bukit Putri Cempo yang rawan longsor, Muspika khawatir Gua itu menjadi tempat persembunyian orang.

“Ada alas untuk dia bertapa. Saat kami tanyai dia hanya menjawab sedang tirakat ilmu dari gurunya,” terangnya.

Gua Manten ini cukup besar. Bisa untuk 3 - 5 orang. Dalam waktu dekat pihak Muspika akan segera berkoordinasi untuk menutup akses menuju gua tersebut menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat ini, Pemkab Gresik tengah berupaya dalam penanganan tanah longsor di kawasan Putri Cempo.

Sebab, tanah longsor yang menjadi jalan alternatif menuju Pesarehan Sayyid Abdurahman, Paman Sunan Giri dan Putri Cempo berpotensi semakin parah.

Bila tidak segera tertangani bisa mengancam keberadaan makam Sayyid Abdurahman, salah situs sejarah itu.

Pemkab Gresik menggelar rapat koordinasi untuk penanganan tanah longsor di kawasan Putri Cempo di Ruang Retno Swari Kantor Pemkab Gresik pada Jumat, (26/3/2021).

Rapat yang dipimpin Penjabat Sekda Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno memutuskan menggunakan dana kedaruratan untuk memasang Geomembran guna melapisi tebing longsor di Kawasan Putri Cempo.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved