Terduga Teroris di Tulungagung

Diduga Ada Barang Terduga Teroris N di Rumah Orang Tua Blitar, Kadus Tunggu Polisi: Jangan Disentuh

Diduga ada barang-barang berkaitan dengan terduga teroris N di rumah orang tuanya di Blitar. Perangkat Desa minta jangan disentuh.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Hefty Suud
TribunJatim.com/Samsul Hadi
Kolase Kepala Dusun Kuwut dan rumah orang tua terduga teroris N di Blitar. 

Reporter: Samsul Hadi | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Tim Densus 88 belum menggeledah rumah orang tua terduga teroris, N (44), di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar

Tetapi, pihak perangkat Desa Kemloko sudah menghubungi Polres Blitar Kota, agar mengecek kondisi rumah orang tua N. 

Untuk diketahui, N merupakan terduga teroris yang ditangkap di rumah mertuanya di Tulungagung.

Baca juga: Keji, Gadis Usia 16 Dimutilasi, Kepala Direbus di Panci Mendidih, Diduga Korban Diperkosa Dulu

Baca juga: Terjawab Kabar Nissa Sabyan Hamil? Adik Ayus Kuak Kondisi Ortu Tahu Semua, Ibu Si Vokalis Melengos

"Semalam, saya menghubungi Polres Blitar Kota agar mengecek rumah orang tua N. Itu sebagai antisipasi kalau ada barang-barang yang berkaitan dengan kasus N," kata Kepala Dusun (Kadus) Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, M Chariri, Rabu (31/3/2021). 

Sebab, kata Chariri, berdasarkan informasi dari keluarga, diduga ada barang-barang yang berkaitan dengan kasus N di rumah orang tuanya di Blitar. 

Barang-barang itu disimpan di kamar N di rumah orang tuanya di Dusun Kuwut, Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. 

Baca juga: Cara Lapor SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2020 Online Melalui djponline.pajak.go.id, Hari Ini Terakhir!

Baca juga: Kulit Wajah Berjerawat Harus Bijak Pilih Kosmetik, Founder MS Glow: Pastikan Produk dengan Bahan Ini

Tetapi, Chariri tidak menjelaskan secara detail barang apa saja yang ada di kamar N di rumah orang tuanya. 

"Saya khawatir barang-barang itu dibuang dan nanti malah membingungkan Densus 88 mencari barang bukti. Makanya, saya minta polisi mengecek ke lokasi," katanya. 

Chariri juga meminta keluarga agar tidak menyentuh barang-barang N yang berada di rumah orang tuanya. 

"Karena keluarga termasuk ibunya tidak tahu menahu dengan aktivitas N," ujarnya. 

Sebenarnya, Chariri sudah mendapat informasi soal N dari polisi sebelum yang bersangkutan ditangkap Densus 88.

Chariri diminta untuk mengawasi gerak-gerik N saat berada di rumah orang tuanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved