MISTERI Isi Map Kuning yang Dibawa ZA Terduga Teroris Penyerang Mabes Polri, Kapolri: Ada Tulisan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan map kuning itu berisikan sebuah tulisan yang dibawa oleh ZA.
Editor: Ficca Ayu Saraswaty
TRIBUNJATIM.COM - Isi map kuning yang dibawa ZA, terduga teroris penyerang Mabes Polri masih menjadi teka-teki.
Diketahui ada amplop berisikan tulisan di dalam map kuning tersebut.
Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan terduga teroris melakukan serangan ke Mabes Polri pada Rabu (31/3/2021) sore.
Saat masuk ke dalam lingkungan Mabes Polri, perempuan yang diketahui inisial ZA itu membawa map kuning.
Apa sebenarnya isi di dalamnya?
Baca juga: Babak Baru Jaringan Teroris, Aparat Temukan Atribut FPI, BNPT: Beberapa Terlibat, Faktanya Empiris
Baca juga: Arti Lone Wolf Istilah Kapolri saat Ungkap Terorisme di Mabes Polri, Pelaku Terpapar Radikal ISIS
Saat ini tim penyidik Densus 88 Antiteror Polri masih menyelidiki map berwarna kuning yang dibawa terduga teroris ZA (25).
Diketahui sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan map kuning itu berisikan sebuah tulisan yang dibawa oleh ZA.
"Iya, itu dia masih didalami oleh Densus. Isi-isi atau tulisan yang ada dalam map kuning," kata Brigjen Rusdi dalam keterangannya kepada wartawan Jumat (2/4/2021).
Namun demikian, kata Brigjen Rusdi, pihaknya masih enggan membeberkan lebih lanjut isi tulisan yang berada di dalam map kuning tersebut.
"Masih diteliti dan didalami oleh Densus," tukas dia.
Baca juga: Teroris Milenial Bomber Makassar-Penyerang Mabes Anak Muda, Ali Imron: Butuh 2 Jam Mau Bunuh Diri
Baca juga: BEDA Surat Wasiat Penyerang Mabes Polri & Bomber Makassar, Tapi Sama-sama Minta Keluarga Jauhi Riba

Sebelumnya, terduga teroris berinisial ZA tampak membawa map kuning saat menyerang polisi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (31/3/2021) sore.
Hal tersebut pun dibenarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Mabes Polri.
Menurutnya, pelaku ZA membawa map kuning berisi amplop saat menyerang Mabes Polri.
"Dari hasil pendalaman dan penggeledahan kita dapatkan beberapa temuan, yang bersangkutan membawa map kuning dan di dalamnya amplop bertuliskan kata-kata tertentu," ujarnya pada Rabu (31/3/2021) kemarin.