Berita Jember
Oknum Dosen PTN di Jember Cabuli Keponakannya, Modus Terapi Kanker Payudara, Korban: Tolong, Ma!
Anak 16 tahun jadi korban pelecehan seksual oknum dosen PTN Jember. Modus terapi kanker payudara. Sang ibu melapor ke Polres Jember.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Hefty Suud
Namun ketika sang paman melakukan tindakan asusilanya, Nada sempat merekam suara. Kini rekaman itu juga ditangan penyidik Polres Jember.
"Dari situ saya langsung ke Jember (Ibu tinggal di Jakarta). Hari Minggu, sempat laporan, namun baru membuat laporan resmi pada Senin, 29 Maret 2021," kata Ibu.
Ibu menceritakan, kalau terduga pelaku dan istrinya sempat meminta maaf kepada anaknya dan dirinya, di hadapan keluarga besar. Si paman alias terduga pelaku pelecehan seksual, mengakui kalau dirinya khilaf.
"Kalau khilaf kenapa dilakukan lebih dari satu kali. Makanya, kami memilih jalur hukum, supaya dia mendapatkan hukuman sepantasnya, dan ada efek jera untuknya," tegas Ibu.
Sementara itu, Yamini dari Lembaga Bantuan HUkum (LBH) Jentera yang mendampingi penyintas (korban) menambahkan, kasus tersebut sudah masuk tahap penyelidikan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak POlres Jember.
"Saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Visum juga sudah dilakukan. Kami juga memberikan pendampingan psikologi terhadap penyintas," tegas Yamini.
Dia mengapresiasi penyintas yang berani untuk berbicara, dan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian.
"Karena bisa jadi, di luar sana, masih ada korban lain yang takut atau tidak berani bicara. Apalagi terduga pelaku ini seorang dosen," tegasnya.
Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim POlres Jember Iptu Diyah Vitasari membenarkan penanganan kasus tersebut.
"Besok kami agendakan pemeriksaan terhadap saksi terlapor," ujar Vita.
Berita tentang pelecehan seksual
Berita tentang Jember
Berita tentang Jawa Timur