Breaking News:

Lahan Tebu Saksi Bisu, Pemerkosa Keok Dihajar Korbannya, Modus Ajak Cari Kerja, Kini Kena 'Getahnya'

Korban pemerkosaan berhasil selamatkan diri hingga membuat si pelaku masuk penjara.

Shutterstock
ILUSTRASI Berita wanita hajar pemerkosa sampai keok. Lahan tebu jadi saksi bisu. 

Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi

TRIBUNJATIM.COM - Inilah kisah pemerkosa keok dihajar korbannya di lahan tebu.

Ya, korban pemerkosaan berhasil selamatkan diri hingga membuat si pelaku masuk penjara.

Peristiwa berawal saat korban hendak mencari kerja.

Tak disangka itu berujung pada kasus pemerkosaan.

Baca juga: Siasat Dukun Cabul Obati Penyakit, Ternyata Perkosa Gadis Bau Kencur, Ibu Korban Curiga Sikap Anak

Kasus ini erjadi di Kabupaten Halmahera dan sudah divonis oleh Pengadilan Negeri Soasio.

Hakim menjatuhkan vonis terhadap terdakwa pada 26 Maret 2021.

Terpidana dalam kasus ini adalah seorang pria berusia 28 tahun yang namanya disamarkan dalam surat putusan hakim, maka sebut saja XX.

Sedangkan korban dalam kasus ini adalah seorang wanita berusia 19 tahun yang namanya disamarkan, sebut saja YY.

Baca juga: Pantas Tak Bisa Punya Anak, Istri Pingsan Tahu Suaminya Wanita, dari Fisik Tak Tampak, Sangat Beda

Dikutip TribunJatim.com dari WartaKota, Kamis (8/4/2021), peristiwa itu berawal dari pertemuan antaran XX dan YY secara tidak sengaja di Pendopo Falceso pada 4 Januari 2021.

Saat itu XX menyapa YY dan menanyakan YY sedang mau berbuat apa. .

YY lalu menjawab bahwa ia sedang ingin mencari pekerjaan .

XX menyarankan agar YY mencari pekerjaan di kantor bupati dan XX dapat membantunya.

YY lalu setuju dan mau dibonceng oleh XX.

Baca juga: Fakta Sebenarnya Foto Desiree & Calvino yang Diduga Hotma Selingkuh, Ibu Bams Bahas Menopause: Wajar

YY kemudian dititipkan di rumah salah satu rekan XX, sementara itu XX beralasan pergi dulu untuk mencari informasi pekerjaan ke kantor bupati.

Tak berapa lama kemudian XX kembali ke rumah rekannya dan bilang ke YY bahwa ia telah mendapat pekerjaan untuk YY.

Ia pun kemudian mengajak pergi YY ke kantor bupati.

Tapi ternyata YY tidak diajak ke kantor bupati, tetapi ia justru diajak berputar sampai akhirnya tiba di sebuah lahan tebu yang luas.

XX kemudian menghentikan motornya dan mengajak YY masuk ke kebun tebu.

Baca juga: Bukti Foto Desiree Tarigan Benar Selingkuh, Berulang Kali Bergaul, Hotma Tegas: Faktanya Orang itu

YY yang curiga kemudian memilih kabur, tetapi XX justru mengejarnya dan menyeretnya ke kebun tebu.

Setelah itu pria itu berusaha memerkosa korban YY, tetapi ternyata korban melawan dengan keras.

YY mencakar XX dan menghajar XX sampai ia berhasil lepas, bahkan YY juga korban menendang pelaku XX sampai pria itu tersungkur.

YY lalu kabur dan kemudian ditolong oleh beberapa warga yang sedang melintas.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Soasio menyatakan XX terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Percobaan Pemerkosaan sebagaimana dalam dakwaan primair Jaksa Penuntut Umum.

Hakim kemudian menjatuhkan pidana kepada XX oleh karena itu dengan pidana penjara selama 6 (enam) tahun.

Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah pada 22 November 2020 lalu.

Namun, perkara ini baru diputus Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tolitoli pada Kamis, 4 Maret 2021.

Putusan pengadilan dengan nomor 14/Pid.B/2021/PN Tli kini sudah ditayangkan di website Mahkamah Agung dan dapat diunduh secara bebas.

Korbannya adalah seorang wanita berinisial L yang berusia 32 tahun.

Sedangkan terpidana dalam kasus ini adalah BA (35).

Baca juga: Bangun dari Pingsan, Suami Histeris Lihat Istri Dikafani, Meninggal saat Akad Nikah, Tak Ada Tanda

Dikutip TribunJatim.com dari WartaKota, Jumat (2/4/2021), peristiwa ini bermula dari L yang butuh uang dan ingin meminjam kepada istri BA, yakni IN.

Dalam putusan hakim, disebut bahwa L lalu menghubungi IN dan menyatakan ingin meminjam uang.

IN setuju. L kemudian pergi dari rumahnya ke rumah IN di Toli Toli.

L lalu menginap di rumah IN pada malam harinya.

Saat itulah suami IN, yakni BA mendatangi kamar L dan memaksanya untuk berhubungan intim dengan alasan ia ingin menikahi L.

L lalu menolak karena ia telah memiliki suami.

Namun, BA tetap memaksa bahkan mengancam akan menusuknya dengan tombak.

Baca juga: Tak Wajar Anak Zaskia Sungkar yang Dinanti 10 Tahun, Irwansyah Takjub Fisik Anak: Usia Baru Seminggu

L mulai pasrah dan BA mulai mencabulinya, tetapi kemudian entah berlagak sakit perut atau sakit perut benar, L lalu menyebut perutnya sakit kepada BA ketika tengah dicabuli.

BA kemudian menyuruh L untuk buang air besar.

Setelah buang air besar, L mengaku sakit perutnya tak juga sembuh.

Ketika itu aksi pencabulan oleh BA yang juga berniat memerkosanya itu jadi benar-benar berhenti.

L lalu meminta BA untuk mencari pucuk daun jambu biji untuk ia makan.

Sebab pucuk daun jambu biji diyakini berkhasiat mengobati sakit perut.

BA pun kemudian keluar rumah dan mencari pucuk daun jambu biji.

Malam itu pun L tidak jadi diperkosa oleh BA.

Baca juga: Istri Nakal Selingkuh dengan 4 Pria, Main sampai 75 Kali, Suami Terpukul Lihat Laptop, Akhir Miris

Namun, keesokan harinya BA mengajak L, dan IN (istri BA), ke rumah kebun miliknya.

Di sana BA mendadak mengancam istrinya dan L untuk membuka seluruh baju mereka.

BA lagi-lagi mencabuli L di depan istrinya, IN.

Sebenarnya BA ingin memerkosa L, tetapi alat vitalnya ternyata tidak bisa tegang.

Oleh karena itulah BA kemudian hanya mencabuli L saja.

Baca juga: Tragis Pasutri Dicegat saat Naik Motor, Si Istri Diperkosa 3 Pria di Hutan, Suami Hanya Bisa Melihat

Setelah aksi pencabulan itu, BA, L, dan IN sama-sama tidur di rumah kebun itu.

Pagi hari BA bangun lebih dulu dan mengunci pintu rumah kebun dari luar.

L lalu bangun sebelum IN bangun.

Ia kemudian melarikan diri dengan membongkar salah satu bagian rumah kebun dan minta pertolongan kepada warga.

Atas kasus ini, majelis hakim Pengadilan Negeri Tolitli menyatakan terdakwa BA telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “menyerang kehormatan susila” sebagaimana dalam dakwaan tunggal.

Majelis hakim lalu menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan 3 (tiga) bulan.

Berita tentang kasus pemerkosaan

Penulis: Ani Susanti
Editor: Sudarma Adi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved