Breaking News:

Berita Jatim

Puluhan Warga Peserta BPJamsostek Wadul ke DPRD Jatim, Keluhkan 'Sulitnya Klaim Santunan Kematian'

Puluhan warga geruduk kantor DPRD Jatim. Merasa ada masalah tentang BPJS Ketenagakerjaan, tuntut dua hal ini.

TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Massa FPB Jatim saat menggelar aksi di DPRD Jatim, Jumat (9/4/2021). 

Reporter: Yusron Naufal Putra | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Peserta BPJamsostek Jawa Timur (FPB Jatim) menggeruduk kantor DPRD Jatim di Jalan Indrapura, Jumat (9/4/2021).

Mereka wadul kepada dewan, lantaran merasa ada masalah tentang BPJS Ketenagakerjaan

Koorlap aksi, Handoko mengatakan, ada dua tuntutan utama yang dibawa pihaknya saat menggelar aksi tersebut.

Pertama, terkait laporan rekannya sebagai peserta yaitu kesulitan mendapatkan santunan jaminan kematian.

Baca juga: Muncul Bukti Ayus Sabyan Makin Tancap Gas ke Nissa Setelah Cerai: Setia, Keduanya Tak Bisa Sembunyi

Baca juga: Putrinya Dihamili, Ayah Habisi Pacar Anak, Obrolan Sengit Berujung Makam, Warga Tak Ada yang Berani

 "Kedua adalah memohon menangguhkan kembali kepesertaan yang sudah bertahun-tahun, yang dinonaktifkan secara sepihak oleh BPJamsostek di kantor cabang Pasuruan maupun Sidoarjo," ujarnya. 

Peserta menggelar aksi dengan membawa banyak spanduk dan poster. Ada banyak spanduk yang mereka bentangkan persis di depan gerbang kantor legislatif tersebut. 

Isinya, rata-rata menuntut agar BPJamsostek dapat memperbaiki kinerja. 

Handoko mengatakan, sebenarnya ada banyak tuntutan yang dibawa pihaknya. Semua tuntutan itu terkait kinerja BPJamsostek.

Halaman
12
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved