Breaking News:

Berita Trenggalek

Sukses Budidaya Cacing dari Dataran Afrika, Bapak 2 Anak di Trenggalek Bisa Raup Rp 4 Juta Per Bulan

Sukses budidaya cacing jenis African Night Crawler (ANC). Maryanto, warga Desa Ngares, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek raup Rp 4 juta per bulan.

TribunJatim.com/Aflahul Abidin
Maryanto warga Kabupaten Trenggalek ketika menata rak-rak berisi cacing tanah ANC di tempat pembudidayaannya, Jumat (9/4/2021). 

Reporter: Aflahul Abidin | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – Bagi beberapa orang, cacing dianggap binatang yang menggelikan sekaligus menjijikkan.

Tapi bagi Maryanto, warga Desa Ngares, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, cacing adalah sumber cuan.

Bagaimana tidak, keseharian Maryanto tak bisa jauh dari kandang peternakan cacing African Night Crawler (ANC) yang berada sekitar 500 meter dari rumahnya.

Baca juga: Gus Baha, Anak Marah, Anak Minta Uang Banyak, Itu Cerminan Orang Tua Rakus

Baca juga: Sudah 5 Kali Suami Jadikan Istri Pemuas Birahi Pria Lebih Muda, Ikut Nontonin, Alasan Pelaku: Kurang

Bertahun-tahun menekuni budidaya cacing jenis ANC, pria 35 tahun itu sukses meraih pendapatan bersih sekitar Rp 4 juta per bulan, atau lebih dari 2 kali Upah Minimum Regional (UMR) Kabupaten Trenggalek.

Cacing ANC merupakan cacing yang berasal dari dataran hangat Benua Afrika.

Ukuran cacing ini dua kali lebih besar ketimbang cacing tanah. Kini, cacing yang punya banyak fungsi itu jamak dibudayakan di Indonesia.

“Ini tahun kesebelas saya budidaya cacing,” kata Maryanto, sembari memanen cacing-cacing yang ia budidayakan, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Muncul Bukti Ayus Sabyan Makin Tancap Gas ke Nissa Setelah Cerai: Setia, Keduanya Tak Bisa Sembunyi

Baca juga: Perjaka Tua Lamongan Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Sendiri, Ketahuan Gegara Bau Menyengat

Halaman
123
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved