Breaking News:

Ramadan 2021

Menu Buka Puas Bagi Yang Sakit di Gresik, Takjil Delivery dari Pegiat Medsos Kabar Panceng

pegiat media sosial facebook Kabar Panceng Gresik yang melakukan aksi sosial mengantar takjil kepada warga yang sedang sakit ‘Takjil Delivery'

istimewa
Bazar ramadhan dan takjil delivery ala pegiat media sosial facebook, Kabar Panceng di Desa Wotan, Kecamatan Panceng. 

Reporter : Willy abraham | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Bulan Ramadan, semua orang berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Tidak terkecuali pegiat media sosial facebook Kabar Panceng Gresik yang melakukan aksi sosial mengantar takjil kepada warga yang sedang sakit dengan nama ‘Takjil Delivery’.

Ketua Kabar Panceng, Didik Sihabul Mila mengaku selama bulan Ramadhan ini, dia bersama para admin Kabar Panceng setiap hari membeli dagangan masyarakat secara bergilir. Kemudian diberikan kepada warga di Desa Wotan, Kecamatan Panceng.

Dia beserta admin Kabar Panceng lebih dahulu membeli sejumlah takjil dari warga desa. Kemudian takjil itu dikumpulkan dan diantar ke rumah-rumah warga dengan mengendarai sepeda motor.

“Kemudian kami bagikan ke setiap rumah warga di desa wotan tanpa terkecuali sampai seluruh rumah yang ada di desa Wotan mendapatkan manfaat. Program ini kita beri nama takjil dilevery gratis,” kata dia, Selasa (14/4/2021).

Takjil delivery ini juga berisikan beras dan mie instan kepada warga.

Baca juga: Tak Kunjung Dapat Bantuan, Warga Dampit Mandiri Bangun Rumahnya yang Rusak Kena Gempa Bumi

Baca juga: Setan Diikat Reaksi Ibu Atta Halilintar Lihat Aurel Berhijab, Anak Anang Malu, Umi: Jangan Kembali

Baca juga: Jam Kerja ASN Pemkot Blitar Dikurangi 5 Jam/Minggu Selama Ramadan

Pria berusia 33 tahun ini mengaku pelaku usaha mikro dan kecil menengah (UMKM) bahkan masyarakat yang menjadi pedagang takjil dadakan juga dibantu untuk berjualan. Pihaknya membuka bazar ramadhan Kabar Panceng di desa.Program ini bertujuan untuk membangkitkan kembali perekonomian warga yang beberapa bulan ini menurun karna wabah Covid-19

Upaya dari pegiat medsos kabar Panceng dalam ikut andil membantu masyarakat bangkit kembali dalam perekonomian dan dikemas menjadi program masyarakat tangguh di bulan suci romadhon

“Contoh nyata yang kami lakukan adalah pembelian hasil tani masyarakat berupa padi yang kita beli di atas harga pasar bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan harga yang sesuai, hasil dari pengolahan padi setelah kita proses dan kita kemas lalu kita bagikan ke warga, program ini kita berinama lumbung pangan kabar Panceng. Bisa kita lihat tenda-tenda dan rombong-rombong di bazar romadhon kabar Panceng kita siapkan bagi masyarakat dan gratis,” terangnya.


Menurut Didik, fasilitas tenda dan rombong untuk jualan tidak berhenti setelah bulan Ramadhan. Fasilitas itu akan kembali bisa digunakan warga setempat secara cuma-cuma. Jika tidak ada aral melintang setiap akhir pekan akan ada bazar dan pasar malam.


“Tidak cuma itu nantinya setelah ramadhon tenda-tenda dan rombong-rombong ini akan kami jadikan pasar malam dan pasar tradisional yang bertujuan untuk menumbuhkan umkm-umkm untuk menjadi lebih maju dan punya daya saing bagi target pasar,” terangnya.

Adanya kegiatan sosial ini mendapat respon positif dari warga. Terutama para pedagang takjil, ada yang diborong oleh pembeli di awal Ramadhan.
Salah satu warga bernama Nur mengaku sangat bersyukur dia bisa mendapat beras secara gratis saat datang ke bazar Ramadhan. Kebetulan dia berada di depan dan tinggal mengambil saja tanpa perlu membeli.

“Terimakasih banyak, berasnya tadi langsung dapat gratis,” kata dia kepada TribunJatim.com.

Berita tentang Takjil

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved