Berita Tulungagung

Dua Kilometer JLS Tulungagung Dibiayai APBN, Loan Baru Siap Melanjutkan Sisa Proyek

Dua kilometer JLS Tulungagung dibiayai APBN, loan baru siap melanjutkan sisa proyek. Pembangunan ruas Pantai Brumbun-Pantai Sine dipercepat.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Jalur Lintas Selatan (JLS) Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung, yang menjadi penggerak wisata dan pengangkat ekonomi warga setempat, 2021. 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kembali mendapatkan prioritas dalam penuntasan Jalur Lintas Selatan (JLS).

Kali ini, dua kilometer ruas Pantai Brumbun-Pantai Sine dipercepat dengan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sementara pembangunan JLS secara keseluruhan menggunakan dana pinjaman dari Islamic Development Bank (IDB).

Dua kilometer jalan yang diambil APBN ini bagian dari ruas Pantai Brumbun-Pantai Sine sepanjang 17 kilometer, dan sudah diselesaikan 3 kilometer.

Dengan pengurangan dua kilometer ini, maka ruas Popoh-Sine JLS kabupaten Tulungagung masih tersisa 12 kilometer.

“Dua kilometer ini  dari Pantai Brumbun belok kiri, ke arah Pantai Sine,” terang Pejabat Pembuat Komitmen Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional 2.5 Kementerian PUPR Ida Bagus Made Artamana, Senin (19/4/2021).

Baca juga: 2.901 Anak di Tulungagung Menderita Stunting, Pemkab Anggarkan Lebih dari Rp 300 M untuk Penanganan

Baca juga: Pandemi Covid-19, Jumlah TKI yang Pulang ke Ponorogo Turun dalam Setahun Terakhir

Saat ini, jalan sepanjang dua kilometer ini dalam proses lelang, dan dua minggu ke depan sudah ada pemenangnya.

Sementara sisa 12 kilometer di ruas Brumbun-Sine akan dianggarkan lewat loan fase ke-2.

Lanjut Arta, pada Jumat (16/4/2021) pihak Badan Perencanaan Pembangunan nasional (Bappenas) melihat langsung perkembangan pembangunan JLS.

Mulai dari proyek yang sedang berjalan Brumbun-Sine, maupun rencana kelanjutan Sine-Blitar.

Tinjauan ini untuk verifikasi usulan dari Kementerian PUPR RI, yang meminta tambahan loan baru untuk menyelesaikan JLS.

Baca juga: Lagi-lagi Kantor Pengadilan Negeri Malang Lakukan Lockdown, 2 Pegawai Positif Covid-19 Jadi Sebab

Baca juga: Tips Menghindari Permasalahan Kulit Selama Puasa Ramadan 2021 ala Emdee Skin Clinic Biliton Surabaya

“Pihak Bappenas puas dan menilai kelanjutan proyek ini penting. Tahun ini loan-nya akan diproses,” ujar Arta.

Pinjaman baru untuk kelanjutan JLS ini mulai diproses pada April 2021 ini.

Diperkirakan sisa ruas jalan yang belum dikerjakan akan mulai digarap pada 2022.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved