Breaking News:

Berita Jatim

FBI Apresiasi Polda Jatim, Atas Bantuan Penangkapan 2 WNI Diduga Mencuri Data Ribuan Warga AS

FBI apresiasi keberhasilan Polda Jatim bongkar website palsu yang menipu dan membobol data milik 30 ribu warga Amerika Serikat.

TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Website Palsu yang dibongkar Polda Jatim dan FBI. 

Reporter: Syamsul Arifin | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terbongkarnya kasus website palsu oleh Polda Jatim mendapat apresiasi dari FBI

Legal attache FBI untuk Indonesia John Kim mengatakan, pihaknya mengapresiasi bantuan Polda Jatim

Rencananya, kasus ini akan dibuka di sana untuk dilakukan penyidikan tersendiri.

Baca juga: Kepayahan, Aurel sampai Panik Atta Rajin Ajak Berhubungan Intim, Suami: Tiap Hari Itu Harus Sering

Baca juga: Nathalie Holscher Hapus Semua Foto Sule, Isu Keretakan Mencuat, Unggah Foto Menangis: Cukup!

Dalam kasus ini, dua tersangka menipu dan membobol data milik 30 ribu warga Amerika Serikat untuk mencairkan dana Pandemic Unemployment Assistance (PUA).

"Kami sangat mengapresiasi bantuan Polda Jawa Timur dalam penangkapan dua WNI yang diduga mencuri data pribadi ribuan Warga Negara AS," kata John Kim di Surabaya, Senin (19/4/2021).

John Kim menyebut pihaknya akan mendukung penanganan kejahatan internasional yang dilakukan Polda Jatim.

Baca juga: Sahur Terkelam Istri Digorok Suami, Bersimbah Darah saat Ditelpon Mesra Pria, Tewas dengan Tragis

Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Ratusan Mobil Mewah Masih Laris Manis di Surabaya

"Penangkapan ini melambangkan kerjasama penegakan hukum yang kuat antara kedua negara kita, kemitraan yang menggarisbawahi kolaborasi kita dalam memerangi kejahatan dan tekad kita bersama untuk melihat keadilan ditegakkan. Kami akan terus mendukung upaya Indonesia untuk memerangi kejahatan transnasional dan dunia maya di semua tingkatan," sambungnya. 

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman mengatakan, pihak FBI akan membuka penyidikan tersendiri atas kasus ini. 

Karena, ada 30 ribu warga di 14 negara bagian Amerika Serikat yang menjadi korban.

"Infonya data dari kita, akan dibawa ke Amerika untuk dibuka case tersendiri di sana. Di sana akan dibuka penyidikan tersendiri," imbuhnya. 

Berita tentang Polda Jatim

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved