Berita Jatim

NU Jatim Launching Toko Waralaba 'Harum Mart', Dilengkapi Vending Machine Penjual Sarung

Warga Nahdatul Ulama (NU) di Jawa Timur gembira. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur meluncurkan toko waralaba yang mereka beri nama

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Bobby Constantine Koloway
Launching Harum Mart 

Reporter: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Warga Nahdatul Ulama (NU) di Jawa Timur gembira. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur meluncurkan toko waralaba yang mereka beri nama Harum Mart, Jumat (23/4/2021) malam.

Toko pertama ini berada tepat di depan kantor PWNU Jatim yang juga berseberangan dengan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Warna yang dipilih merupakan kombinasi hijau, merah, dan kuning.

Seperti toko waralaba pada umumnya, Harum Mart menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari. Namun, disebut dengan harga lebih terjangkau.

Baca juga: Soal Video Kru KRI Nanggala Dilarang Anak Berangkat, Keluarga Angkat Bicara: Mungkin Hanya Kebetulan

Ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar bersama  Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Mansur meresmikan langsung minimarket ini. Pada arahannya, Kiai Marzuqi Mustamar optimistis minimarket ini bisa menjadi perjuangan Nahdiyin.

Khususnya, pemberdayaan ekonomi umat. "Pemberdayaan ekonomi sebenarnya juga dalam rangka menegakkan Islam," kata Kiai Marzuqi pada sambutannya.

Dengan pemberdayaan ekonomi, maka NU juga akan semakin mandiri. "Ini semua mendengarkan dan menerjemahkan masukan dari para Masyayikh, bahwa NU harus mandiri. PWNU Jatim harus mandiri," katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Pengasuh Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Gasek, Malang ini juga akan membuka Harum Mart di pondoknya. Ia pun berharap, Pondok pesantren lain juga bisa mengikuti.

"Kami ingin berita ini bisa disebarkan kepada masyarakat. Bisa oleh struktur NU kepada takmir dan lainnya," kata Kiai Marzuqi.

"Seiring dengan menyebarnya informasi, Harum Mart bisa buka di mana-mana. Setelah warga NU tahu, ada manfaat dan barokahnya, mereka beralih belanja di Harum Mart," kata Kiai Marzuqi.

Wakil Bendahara PWNU Jatim, Echwan Siswadi sebagai pengelola Harum Mart menambahkan bahwa Harum Mart digagas oleh para kiai NU. Nama Harum dipilih juga karena pertimbangan kiai.

"Kenapa harum? Selain nama yang bagus, kalau orang Malang sebut ini 'Murah'. Memang, dibanding minimarket lainnya, toko kita harganya lebih baik," kata Echwan memberikan sambutan.

"Kami sudah patenkan untuk namanya. Saat ini, 100 persen saham Harum Mart milik PWNU Jatim," katanya.

Sebagai minimarket waralaba, Harum Mart rencananya juga akan didirikan di beberapa daerah lain. Tahun ini, pihak pengelola menargetkan bisa membuka lima toko baru.

Di antaranya, melalui kerjasama dengan sejumlah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di kabupaten/kota se-Jatim. "Jangka pendeknya di lima daerah dahulu. Jangka panjangnya, tentu kami berharap semakin banyak yang bergabung," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved