Breaking News:

Berita Jember

Belasan Penghuni Terpapar Covid-19, Lapas Jember Tiadakan Kunjungan Selama Dua Pekan

13 orang warga binaan Lapas Jember dilaporkan terkonfirmasi positif terpapar Covid-19. Hal ini diketahui dari hasil......

surya/sriwahyunik
Lapas Jember 

Reporter: Sri Wahyunik I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sebanyak 13 orang warga binaan Lapas Jember dilaporkan terkonfirmasi positif terpapar Covid-19. Hal ini diketahui dari hasil tracing petugas Dinas Kesehatan yang tergabung di Satgas Penanganan Covid-19 Jember.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Jember, Habib Salim, yang menjadi Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, mengatakan pada Sabtu (25/4/2021) kemarin, ada 15 tambahan kasus positif baru Covid-19.

"Pada Sabtu, 24 April, terjadi peningkatan kasus sebanyak 15 kasus konfirmasi, 11 diantaranya adalah dari kecamatan Patrang. Kasus-kasus tersebut (11 kasus) adalah hasil tracing dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kabupaten Jember," ujar Habib dalam rilis yang disampaikan Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Ayah Serda Pandu: Kami Ingin Merawat Anak Kami untuk Terakhir Kali

Pelacakan itu dilakukan setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Jember mendapatkan informasi, seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Jember sedang dirawat di RS Soebandi. Pemeriksaan swab menunjukkan WBP tersebut positif Covid-19.

Pihak Dinkes kemudian menugaskan petugas Puskesmas Patrang melakukan pelacakan, dan pengambilan pengambilan spesimen swab dari kontak erat pasien tersebut.

Baca juga: Viral Video Anak Kru KRI Nanggala 402 Larang Ayahnya Pergi, Seakan Punya Firasat, Pintu Dikunci

Pada tanggal 20 dan 21 April 2021 dilakukan pengambilan swab kepada 36 kontak erat. Ke-36 orang itu terdiri atas WBP dan petugas Lapas Jember. Dari 36 orang tersebut, hasil swab 12 orang di antaranya adalah positif Covid-19 Jember.  

Habib menambahkan, saat ini WBP yang hasil swabnya positif telah dipindahkan ke ruang isolasi khusus.

Baca juga: Sosok Lettu Imam Adi Ternyata Mantan Kader HMI Universitas Brawijaya, Dikenal Punya Pendirian Teguh

"Demi memutus rantai penularan di dalam Lapas, maka Lapas Jember menerapkan kebijakan untuk meniadakan kunjungan selama dua pekan," lanjut Habib.  

Penanganan yang dilakukan di Lapas Jember, lanjut Habib, berupa penyediaan kamar khusus bagi orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang tidak disertai gejala (OTG), kemudian penyediaan masker bagi semua penghuni Lapas. Juga penyediaan tempat cuci tangan, dan sabun cuci tangan, serta ada penyemprotan disinfektan, dan pemberian vitamin.

Sementara itu, hingga Minggu (25/4/2021), jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jember mencapai 6.893, dengan rincian 6.378 orang sembuh (92,53 persen), 471 orang meninggal dunia (6,83 persen), dan 44 kasus aktif (0,64 persen).

Rincian 44 kasus aktif itu 14 orang dirawat di rumah sakit, dan 30 orang menjalani isolasi mandiri.

Pada laporan 25 April 2021, tambahan kasus baru ada tiga, empat orang pasien sembuh baru, dan dua orang meninggal dunia.

Sementara untuk zona di tingkat kecamatan, terdapat enam kecamatan masuk Zona Hijau, kemudian 14 kecamatan Zona Kuning, dan 11 kecamatan masih di Zona Oranye.

Zona Oranye itu antara lain tiga kecamatan kota di Jember yakni Kaliwates, Sumbersari, dan Patrang. Sedangkan Zona Hijau adalah Kencong, Jelbuk, Sumberjambe, Ledokombo, Mayang, dan Pakusari.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved