Breaking News:

Israel Serang Palestina

Kejahatan Perang Israel Diungkap Mantan Pilot Tempur, Sebut Anak Didoktrin Lempar Rudal ke Palestina

Seorang mantan pilot tempur ungkap kejahatan perang Israel, sebut anak kecil didoktrin lempar rudal ke pemukiman Palestina.

Penulis: Alga | Editor: Sudarma Adi
Tribun Manado dan Anadolu Agency
Suasana di Jalur Gaza setelah diserang Israel (kiri) dan Yonatan Shapira, mantan pilot tempur Israel (kanan) 

Setelah anak-anak tersebut besar dan kuat, maka mereka dikirim ke kawasan atau pusat kota Palestina.

"Mereka dikirim untuk melempar rudal dan Bom di pusat-pusat kota di Palestina," jelasnya.

Bahkan dia mengungkap tentang Hari Nikba pada tahun 1948 silam dan penindasan yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina.

3. Tindak kriminal

Diakui Shapira, ketika dia dan rekan-rekannya menentang dan menjelaskan kepada pihak Israel bahwa hal itu merupakan kejahatan perang, maka mereka kemudian dipecat.

"Pendudukan ini adalah tindak kriminal yang sedang berlangsung dan kejahatan perang dan kami tidak ingin terus mengambil dalam kejahatan perang ini," jelasnya.

4. Sempat tertekan dan depresi

Diakui Shapira, dia bergabung dengan angkatan udara Israel sebagai pilot tempur dengan tujuan untuk membantu rakyat Israel dan hidup berdampingan dengan Palestina.

Namun, dalam perjalanannya, dia merasa seperti seorang teroris dan melakukan kejahatan perang.

Akibatnya Shapira sempat mengaku mengalami tekanan psikologis.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved