Berita Lamongan
Rasa Soft 'Kopi Manthan' Beda dari Lainnya, Murni Robusta Asal Sumatera Seduhan UMKM Lamongan
Kopi Manthan seduhan UMKM Lamongan bukan kopi sembarangan. Suguhkan robusta murni dari Sumatera, rasanya soft, 100 persen kopi murni Indonesia.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Hefty Suud
Reporter: Hanif Manshuri | Editor: Heftys Suud
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kopi asal Pulau Sumatera dan kopi terbaik di Indonesia, hingga mancanegara, kini bisa dinikmati dalam seduhan Kopi Manthan.
Kopi Manthan merupakan Produk UMKM Lamongan.
Nama Kopi Manthan menjadi gambaran betapa nikmatnya kopi yang diproduksi pelaku UMKM di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung.
"Kopi Manthan itu singkatan dari Mantap Tenan, bukan yang mantan masa lalu loh ya," kata pengelolah Kopi Manthan, Kika Puji Wahyuni, Senin (24/5/2021).
Menurutnya, kopi produksinya bukan kopi sembarangan. Ia mendatangkan langsung biji kopi berkualitas dari Sumatera yang kemudian disangrai sendiri.
"Ini kopi murni robusta, langsung dari Sumatera, " katanya.
Baca juga: Pasar Menjanjikan, BSN Pasarkan Kopi Lereng Bromo Dengan Target Laku 1 Ton Per Bulan
Selain biji kopi berkualitas, proses sangrai juga menjadi hal yang sangat menentukan agar cita rasa kopi.
Perbedaan tingkat kematangan saat proses sangrai akan menghasilkan cita rasa kopi yang berbeda pula. Itu satu diantara kunci pengolahannya.
Untuk mendapatkan cita rasa yang diinginkan, ia memilih menyangrai kopi dengan level medium dark.
"Sangrainya medium dark. Jadi ciri khas dari Kopi Manthan ini, kopinya bening cokelat, ndak seperti kopi-kopi lain yang hitam pekat," ungkapnya.
Keunggulannya, rasanya soft, 100 persen kopi murni Indonesia yang juga pengolahannya ditangani putra Indonesia.
Baca juga: Jember Mampu Jadi Sentra Produksi Kopi Robusta Terbesar di Jatim, Bisa Ekspor 7 Ribu Ton Per-Tahun
Masih kata Kika, selain bisa dinikmati langsung dengan diseduh, Kopi Mantan juga dijadikan campuran minuman kekinian.
cita rasa yang nikmat membuat Kopi Manthan menjadi salah satu produk UMKM Lamongan yang berkesempatan mewakili Jawa Timur dalam misi dagang ke sejumlah daerah.
"Pernah dibawa misi dagang ke luar pulau, seperti Ternate, Pontianak, Flores bersama Bu Gubernur Khofifah, mewakili Jawa Timur. Terakhir kemarin ke Batam tanggal 30 April," kata Reni Setiawati, Ketua Gerai UMKM Lamongan.
Ia berharap, produk UMKM Lamongan akan membangkitkan ekonomi masyarakat Lamongan itu sendiri di tengah Covid-19.
Berita tentang Lamongan
Berita tentang Jawa Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kopi-manthan-umkm-lamongan.jpg)