Breaking News:

Berita Batu

SMP di Kota Batu Direncanakan Bakal Gelar PTM Juli 2021

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Batu direncanakan bergulir pada Juli tahun ini. Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan menjadi yang pertama

TribunJatim.com/ Benni Indo
SMP di Batu bakal gelar Pembelajaran Tatap Muka bulan Juli mendatang 

Reporter: Benni Indo | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Batu direncanakan bergulir pada Juli tahun ini. Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan menjadi yang pertama melaksanakan PTM. Teknis penyelenggaran kegiatan belajar di masa pandemi itu telah diatur dalam Perwali Kota Batu Nomor 6 Tahun 2021.

Dalam Perwali Kota Batu nomor 6 tahun 2021 disebutkan, bahwa PTM digelar secara berjenjang. Dimulai dari kelas IX SMP dan setingkatnya. Jika tatap muka berjalan lancar, tanpa ada kasus penularan Covid-19 maka akan dilanjutkan hingga jenjang kelas di bawahnya. Terus berlanjut hingga satuan pendidikan tingkat dasar. 

Setiap sekolah harus menjalani aturan yang ada dalam Perwali. Termasuk di dalamnya terkait teknis PTM.

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batu, Hariadi menjelaskan, Pemerintah Kota Batu telah menyiapkan langkah awal menyambut pelaksanaan PTM. Ada video sosialisasi menyangkut teknis penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaran pendidikan di masa pandemi.

"Terkait hal itu kami akan bekerjasama dengan Diskominfo. Kontennya berisi teknis protokol kesehatan sebagai syarat mutlak melaksanakan PTM," terang Hariadi, Rabu (26/5/2021).

Baca juga: Libur Waisak, Warga Kunjungi Wisata Air Terjun Dolo di Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri

Ia menambahkan, syarat lainnya dalam menggelar PTM, ialah seluruh tenaga pendidik harus divaksinasi lengkap. Menurutnya seluruh guru jenjang SMP dan setingkatnya yang berjumlah 2000 orang telah disuntik vaksin. Secara keseluruhan, total guru dari seluruh jenjang pendidikan di Kota Batu yang didaftarkan vaksinasi ada sebanyak 4000 orang.

"Sehingga dengan vaksinasi lengkap bisa mempercepat pelaksanaan PTM yang ditargetkan bisa dimulai di tahun ajaran baru," imbuh dia.

Setiap kelas nantinya akan dibatasi dengan diisi oleh 16 hingga 18 siswa. Selain itu, penerapan protokol kesehatan juga benar-benar akan diterapkan dengan ketat. 

"Jadi tetap nanti atas persetujuan wali murid, jika wali murid menyetujui maka pembelajaran bisa dilakukan. Sehingga sekolah tetap menyediakan dua metode pembelajaran, tatap muka dan virtual," ucapnya.

Setiap siswa yang telah mendapat persetujuan wali murid akan mengikuti pembelajaran tatap muka seminggu sekali. Dalam sehari, siswa hanya akan menerima dua mata pelajaran saja. (Benni Indo)

Kumpulan berita Batu terkini

Penulis: Benni Indo
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved