Breaking News:

Berita Trenggalek

Trenggalek Mendesak Punya Shelter untuk Kelompok Rentan dan ODGJ

Keberadaan shelter untuk kelompok rentan dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur sangat  mendesak.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Surya/Aflahul Abidin
Halaman Ponpes Gunung Kebo, yang sebelumnya jadi salah satu shelter untuk penampung para ODGJ di Trenggalek. 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Keberadaan shelter untuk kelompok rentan dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur sangat  mendesak.

Hingga saat ini, pemkab belum memiliki shelter yang bisa dipakai untuk menampung mereka yang membutuhkan tempat tinggal, sarana berkembang, dan pengobatan jangka panjang.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Trenggalek Ratna Sulistyowati mengatakan, pemkab selama ini mengandalkan shelter milik pemerintah provinsi untuk menampung para kelompok rentan.

Sementara untuk ODGJ, pemkab menggandeng Pondok Pesantren Gunung Kebo di Kecamatan Trenggalek untuk menampung para pengidap gangguan jiwa yang ditolak keluarga dan lingkungannya.

Namun hal itu bukan tanpa kendala. Ratna mengatakan, kerap kali shelter milik pemprov penuh ketika pihaknya ingin menampungkan warga kelompok rentanya di sana.

Maklum, shelter ini menampung para kelompok rentan dari berbagai daerah di Jatim.

Baca juga: Segera Bebaskan 15 ODGJ yang Masih Dipasung, Dinkes Ponorogo Sebut Ada Tiga Kategori

Sementara Ponpes Gunung Kebo kini juga tak lagi menampung para ODGJ. Hal itu terjadi sejak adanya kasus pembunuhan antar ODGJ di pondok itu.

Maka dari itu, Dinsos setempat kini hanya mengandalkan Loka Bina Karya untuk memberi pelatihan kepada para kelompok rentan.
Sementara penanganan jangka pendek ODGJ dilakukan di Puskesmas Karanganyar dan RSUD dr Soedomo.

“Sehingga Trenggalek perlu punya shelter yang tidak hanya menampung. Tapi juga sebagai tempat beraktivitas mereka,” ujar Ratna.
Awalnya Pemkab Trenggalek telah berencana membangun shelter ini lewat APBD senilai Rp 2 miliar pada tahun ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved