Breaking News:

Berita Viral

Jeritan Dokter Menggema seusai Keluarkan Bayi Kembar, Kondisinya Tak Biasa, Ibu Bayi: Hatiku Meleleh

Dokter sampai menjerit setelah melahirkan bayi kembar itu. Curahan hati ibu si bayi mengharukan.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Arie Noer Rachmawati
iStockphoto/EKSTAZA
ILUSTRASI Kisah dokter menjerit setelah lahirkan bayi kembar. 

Penulis: Ani Susanti | Editor: Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM - Peristiwa lahirnya bayi kembar berikut ini cukup menyita perhatian.

Bahkan dokter menjerit setelah melahirkan bayi kembar itu.

Curahan hati ibu si bayi setelah proses melahirkan selesai begitu mengharukan.

Itu karena kondisi bayi kembar yang tak biasa saat dilahirkan.

Baca juga: Viral Video Pasutri di Tuban Kompak Curi Handphone, Sang Istri Beraksi Sambil Gendong Anak Balita

Memang, melahirkan anak tak hanya membuat orang tua berdebar.

Apalagi buat seorang ibu yang akan bertaruh hidup dan matinya demi melahirkan anaknya.

Dokter dan petugas medis juga harus melakukan pekerjaannya di ruang persalinan dengan teliti.

Baca juga: VIRAL Aksi Pemuda Pakai Celana Dalam Keliling Jalanan, Teriak-teriak Tidak Jelas hingga Nekat Bugil

Berikut ini adalah kisah seorang ibu bernama Sarah yang terjadi beberapa waktu lalu.

Ada kejadian yang mengejutkasn satu ruangan saat persalinannya.

Dilansir dari newsner.com via GridPop.ID ( grup TribunJatim.com ), Sarah dianugerahi 2 anak kembar.

Namun, ada cerita menarik di balik proses kelahirannya.

Kedua bayinya itu keluar setelah selang 46 detik.

Baca juga: VIRAL Seusai Pecel Lele Kini Tarif Parkir Rp 20 Ribu untuk Mobil di Malioboro, Jadi Sorotan Warganet

Tak hanya itu, dokter juga menjerit setelah kedua anaknya terlahir.

Nah, di situ Sarah terkejut dan khawatir tentang kondisi bayinya.

Pasalnya sebelum persalinan dokter mengatakan bahwa bayinya disebut kembar monokorika.

Tapi setelah melihat kondisinya Sarah terkejut dan tersenyum.

Perawat yang memeganginya melihatkan kedua bayinya itu saling berpegangan tangan.

"Hatiku meleleh melihat ketika melihat kedua bayiku saling berpengangan tangan" ucap Sarah.

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: 2 Emak Pembunuh Gantung Korban di Pohon Kopi - Pemuda Dibonceng Motor Sambil Bugil

Suaminya yang menemaninya juga terlihat menangis gara-gara hal tersebut.

Kini usia bayi Sarah sudah menginjak lima tahun.

Dan ternyata mereka tetap suka untuk berpegangan tangan. 

Di tahun 2020, ramai kisah seorang wanita di Washington terbangun dari koma sebagai ibu baru.

Ia mengalami koma karena diagnosis Covid-19.

Adalah Angela Primachenko (27) yang merasakan keajaiban karena melahirkan ketika dirinya dalam keadaan koma akibat terjangkit virus corona.

Ketika dites positif Covid-19 pada 24 Maret 2020, kandungan Primachenko berusia 33 minggu atau lebih dari delapan bulan.

Saat itu, dia merasakan demam dan gejala lainnya.

Baca juga: Tragis Bayi Mungil Disodomi Suami Babysitter hingga Tewas, Curhat Ibu Memilukan: Bayangkan Waktu itu

Delapan hari kemudian, perempuan asal Vancouver, Washington, Amerika Serikat itu harus dipasangi ventilator, dan dalam keadaan koma.

Pada saat yang sama, dia melahirkan putrinya setelah para dokter di Pusat Medis Salmon Creek Legacy menginduksi persalinan.

Hal itu dilakukan untuk memberi Primachenko lebih banyak kesempatan berjuang melindungi putrinya.

Baca juga: Cara Irwansyah Gendong Bayi Ukkasya di Mall Tuai Komentar, Umur Anak Zaskia Sungkar Jadi Sorotan

Ventilator dilepas pada tanggal 6 April, dan ia menyadari bayinya telah lahir.

"Aku merasa seperti mendapatkan keajaiban," kata Primachenko kepada laman Today, dilansir dari Grid.ID ( grup TribunJatim.com ).

Saat belum bisa menggendong putrinya,Primachenko melihatnya melalui aplikasi FaceTime, dan putrinya telah dites negatif Covid-19.

Suaminya David dan putri sulung mereka, Emily (11 bulan) tidak mendapatkan hasil positif Covid-19, sehingga mereka diperbolehkan menggendong putrinya yang baru lahir di NICU.

Baca juga: Baru Ketahuan Akhirnya Penyebab Aurel Keguguran, Dokter Omeli Istri Atta, Sudah Sampai Ditegur Keras

Saudari kembarnya, Oksana Luiten, terus mengabari keluarga dan kerabat tentang perjuangan Primachenko melawan penyakit, dan memohon doa melalui Instagram agar diberi keajaiban untuk sembuh.

Di samping kisah persalinannya yang penuh keajaiban, Primachenko juga mengaku tidak akan pernah lupa dengan pengalamannya berada dalam perawatan intensif Covid-19.

Ia ingat ketika semua orang memberinya tepuk tangan seiring ia keluar dari ruang perawatan intensif (ICU). 

"Ini adalah rahmat Tuhan," ungkap dia.

Baca juga: BERITA TERPOPULER SELEB: Keluarga Nadya Beber Soal Talak Rizki DA - Larissa Sebut Alvin Penghancur

Lewat kisah ini, Primachenko berharap dapat memberikan motivasi pada semua orang dalam melalui masa pandemi yang sulit ini.

"Bahwa selalu ada harapan bahkan di hari-hari paling sulit, dan kita bisa bersandar kepada Tuhan serta orang-orang di sekitar kita," kata dia.

Ia pun merasa tak percaya dengan banyaknya orang yang memberinya doa agar bisa melalui proses tersebut, dan Primachenko sangat bersyukur akan hal itu.

Memberi nama putrinya "Ava" juga memiliki makna tersendiri. 

Ternyata, nama Ava memiliki arti "napas kehidupan".

"Jadi, dia adalah napas kehidupan baru kami," ungkap dia.

Kumpulan berita viral lainnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved