Breaking News:

Berita Mojokerto

5 Orang Warga Sidomulyo Positif Covid-19 Kabur Dari RSUD Wahidin Sudiro Husodo

Lima orang positif Covid-19 kabur dari RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ M Romadoni
Gedung Rusunawa Cinde dimanfaatkan menjadi ruangan isolasi pasien positif Covid-19 gejala ringan atau OTG di Kota Mojokerto. 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO- Lima orang positif Covid-19 kabur dari RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto

Kelimanya adalah satu keluarga terdiri dari orang tua beserta anaknya yang dinyatakan positif Covid-19 Rapid Antigen dan sudah ditindaklanjuti dengan Swab PCR. 

Mereka merupakan keluarga dari seorang warga yang meninggal dengan hasil Swab PCR terkonfirmasi positif Covid-19 asal Lingkungan Sidomulyo Gang IV, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.

Person In Charge (PIC) Komunikasi Publik Vaksinasi Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo membenarkan adanya lima orang warga Lingkungan Sidomulyo positif Covid-19 yang meninggalkan RSUD Dr.Wahidin Sudiro Husodo, pada Selasa (15/6) pagi kemarin.

"Beberapa warga kita rujuk ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo untuk dilakukan pemeriksaan sekaligus Swab Test PCR ternyata ada lima orang yang dinyatakan positif (Covid-19) meninggalkan/ kabur dari rumah sakit tersebut," jelasnya, Rabu (16/6/2021).

Dia mengatakan Tim Satgas Covid-19 mendapati laporan itu berupaya untuk mencari keberadaan mereka di rumahnya kawasan Sidomulyo namun yang bersamgkutan tidak berada ditempat.  Kelima orang itu akhirnya ditemukan di rumah saudaranya di lingkungan Jl Riyanto, Kecamatan Prajuritkulon, Pada Selasa (15/6) sekitar pukul 21.30 WIB.

Baca juga: Muncul Klaster Bangkalan di Kecamatan Cerme Gresik, Bupati Minta RT RW Pantau Mobilisasi Warga

"Ada lima orang dan ini semuanya terdiri dari bapak, ibu dan anaknya yang merupakan keluarga dari salah satu warga Sidomulyo yang meninggal pada 12 Juli kemarin (Hasil Swab PCR terkonfirmasi positif)," bebernya.

Petugas Covid-19 Hunter mengevakuasi kelimanya ke ruangan isolasi di Rusunawa Cinde. Berdasarkan keterangan yang bersangkutan mereka kabur dari rumah sakit lantaran tidak bersedia dilakukan isolasi di tempat tersebut.

"Jadi pada waktu itu yang bersangkutan berpamitan untuk mengambil perlengkapan pakaiannya ternyata tidak kembali setelah dilakukan pencarian mereka ditemukan tadi malam itu," ucap Gaguk.

Menurut dia, Tim Satgas Covid-19 melakukan Tracing sekaligus skrining di sekitar rumah saudara yang bersangkutan di lingkungan Jl Riyanto. 

"Pengakuan mereka berada di rumah saudaranya tidak keluar kemana-mana namun tetap kita akan menunggu hasil Tracing tersebut," pungkasnya. (don/ Mohammad Romadoni

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved