Breaking News:

Berita Nganjuk

Operasi Preman, Sebanyak 15 Tersangka Diamankan Resmob Polres Nganjuk dari Berbagai Lokasi

Sebanyak 15 orang diketahui sebagai tersangka Preman kota diamankan Tim Resmob Polres Nganjuk. Mereka diamankan dari 15 lokasi di berbagai wilayah

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar Adi Sagita
Istimewa/ Humas Polres Nganjuk
Tersangka Preman yang diamankan tim Resmob Polres Nganjuk dari berbagai lokasi dilakukan pemeriksaan dan pendataan oleh penyidik 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Sebanyak 15 orang diketahui sebagai tersangka preman kota diamankan Tim Resmob Polres Nganjuk.

Mereka diamankan dari 15 lokasi di berbagai wilayah Kota Kabupaten Nganjuk.

Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadi Agung Prathama melalui Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan, umumnya para tersangka preman yang diamankan tersebut menjalankan berbagai profesi. Diantaranya tukang parkir ilegal dengan meminta uang parkir kepada masyarakat yang beroperasi di wilayah Kabupaten Nganjuk.

"Kegiatan operasi preman itu sendiri berdasar Perda Provinsi Jawa Timur tentang penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat," kata Supriyanto, Kamis (17/6/2021).

Dijelaskan Supriyanto, dari sejumlah tersangka preman yang diamankan tim Resmob Polres Nganjuk tersebut diamankan sejumlah barang bukti. Mulai dari peluit yang digunakan sarana menarik uang ilegal juga sejumlah uang tunai dari tangan para tersangka preman kota tersebut.

Para tersangka preman yang berhasil diamankan, menurut Supriyanto, dilakukan pendataan dan pembinaan. Dan mereka dijerat dengan pidana tipiring (tindak pidana ringan). Selanjutnya mereka diminta untuk tidak lagi menjalankan kegiatan yang ilegal tersebut dan diarahkan untuk mencari pekerjaan yang layak.

"Tentunya dengan operasi preman ini kami harapkan wilayah Kabupaten Nganjuk terbebas dari aksi pungutan ilegal yang dilakukan terhadap warga," ucap Supriyanto.

Disamping itu, tambah Supriyanto, dengan telah dilakukan pendataan terhadap para preman yang tertangkap tim Resmon Polres Nganjuk tersebut apabila diketahui merekan melakukan kegiatan dengan menarik uang secara ilegal kepada warga maka akan dilakukan tindakan tegas sesuai hukum yang ada.

Baca juga: Bertemu Pemkot, Ormas dan Tokoh Madura Siap Dukung Penanganan Pandemi di Surabaya dan Bangkalan

"Makanya kami berharap warga juga memberikan informasi kepada Kepolisian terdekat apabila mengetahui ada aktifitas kegiatan termasuk dalam kategori premanisme. Dan kegiatan operasi preman itu juga untuk menciptakan kondisi aman dan tertib di wilayah Kabupaten Nganjuk," tutur Supriyanto. (aru/Achmad Amru Muiz)

Kumpulan berita Nganjuk terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved