Breaking News:

Berita Bondowoso

Para Guru Honorer Bondowoso Mengadu ke Dewan, Minta Dana BOS Untuk Gaji

Para guru honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Nonkategori (FHNK) mengadu soal optimalisasi honor GTT/PTT ke Komisi IV DPRD Bondowoso.

Penulis: Dana Delani | Editor: Yoni Iskandar
danendra/Surya
Sejumlah guru honorer mengadu soal optimalisasi honor GTT/PTT ke Komisi IV DPRD Bondowoso. 

Reporter : Danendra kusuma | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Para guru honorer yang tergabung dalam Forum Honorer Nonkategori (FHNK) mengadu soal optimalisasi honor GTT/PTT ke Komisi IV DPRD Bondowoso.

Sebab, mereka menilai bila penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk honor guru honorer belum maksimal.

Ketua FHNK, Syaifullah mengatakan pihaknya meminta agar pengoptimalan dana BOS untuk guru honorer betul-betul dilaksanakan.

Petunjuk teknis pengelolaan dana BOS reguler tertuang pada Permendikbud nomor 6 Tahun 2021.

"Banyak kurang singkron di jukknisnya. Kadang-kadang di juknisnya sekian, tetapi diterimanya tidak sama," katanya, Senin (21/6).

Ia menjelaskan, berdasar Permendikbud nomor 6 Tahun 2021, penganggaran dana BOS untuk honor guru honorer maksimal 50 persen.

Namun, kenyataannya dana BOS untuk guru honorer di bawah 50 persen.

"Kami ingin sesuai Permendikbud (50 persen). Persentase 50 persen itu untuk honorer yang ber-NUPTK. Kalau yang non-NUPTK ada kebijakan lain. Perihal pembagian, itu kebijakan per lembaga," jelasnya.

Baca juga: Ketua DPD RI Terima Aspirasi Bupati dan Guru Honorer di Pangkep

Ia menyebut, total, ada sekitar 1.470 guru honorer nonkategori di Kabupaten Bondowoso.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved