Penyekatan Suramadu Dibubarkan

Kini Suramadu Ditiadakan Pos, Penyekatan Digeser Ke Madura Untuk Memeriksa SIKM

Setelah meniadakan pos penyekatan di Jembatan Suramadu, kini penyekatan digeser di zona merah di lima kecamatan di Bangkalan, Madura.

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Tangkapan layar. Suasana pos penyekatan di Jembatan Suramadu kini telah dibongkar. 

Reporter: Syamsul Arifin | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Setelah meniadakan pos penyekatan di Jembatan Suramadu, kini penyekatan digeser di zona merah di lima kecamatan di Bangkalan, Madura. 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan lima kecamatan itu juga dilaksanakan PPKM Mikro. 

"Penyekatan digeser ke zona merah di delapan desa lima kecamatan PPKM mikro," katanya, (23/6/2021).

Nah, di delapan zona merah dan beberapa wilayah di Madura akan digelar penyekatan guna memeriksa Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM. 

"Itu yang kita gunakan di fullkan ke hulunya

nantinya pemeriksaan SIKM dilakukan di sana, ada beberapa pos penyekatan di Sampang, Bangkalan yang di sana akan diminta SIKMnya," lanjut Gatot. 

Di Jembatan Suramadu sudah tidak ada lagi pemeriksaan SIKM.

Penyekatan digeser ke delapan desa di lima kecamatan zona merah di Bangkalan dan penyekatan di Sampang, serra daerah lain di Madura. 

Dibongkarnya pos penyekatan di Jembatan Suramadu ini, lanjut Gatot, karena setelah dilakukan analisa dan evaluasi, ada penurunan kasus dari warga yang di swab di penyekatan Suramadu.

Warga Kota Blitar Antusias Ikuti Vaksinasi Massal di Pasar Pon, Dinkes Targetkan 400 Peserta

"Penyekatan di Suramadu kan sudah 14 hari dan kita analisa terus sudah ada penurunan masyarakat yang positif Covid-19, makanya kita bergesernya ke delapan desa di lima kecamatan tersebut," ungkap Gatot.

Selain itu, Gatot mengatakan ada sejumlah petugas gabungan yang akan bekerja sama dalam penanganan Covid-19 di Bangkalan.

"Ada petugas gabungan dari TNI dan pemerintah. Ada juga petugas dari Polda, Kodam V/Brawijaya. Ada pasukan Brimob yang membantu penyekatan, lalu petugas lainnya ada yang membagi sembako dan bantuan. Selain itu, ada petugas yang ikut mengawasi proses vaksinasi," jelasnya.

Dari seluruh upaya ini, Gatot berharap penyebaran Covid-19 di delapan desa berzona merah yang ada di lima kecamatan Bangkalan bisa segera diatasi.

"Harapan kedepannya delapan zona merah ini bisa menjadi zona oranye, kuning, bahkan bisa hijau," tutupnya.

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved