Berita Blitar

Warga Kota Blitar Antusias Ikuti Vaksinasi Massal di Pasar Pon, Dinkes Targetkan 400 Peserta

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar menggelar vaksinasi Covid-19 massal di Pasar Pon, Kota Blitar, Selasa (23/6/2021). 

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/samsul hadi
Peserta menjalani skrining sebelum menjalani vaksin Covid-19 di Pasar Pon, Kota Blitar, Rabu (23/6/2021). 

Reporter: Samsul Hadi I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar menggelar vaksinasi Covid-19 massal di Pasar Pon, Kota Blitar, Selasa (23/6/2021). 

Dinkes Kota Blitar menargetkan ada 400 orang menjalani vaksin Covid-19 dalam kegiatan itu. 

Sasaran vaksin, yaitu, pedagang, pembeli, dan masyarakat umum di sekitar Pasar Pon

Pantauan di lokasi, warga terlihat antusias mengikuti vaksin di Pasar Pon

Sejumlah warga terlihat antre menunggu giliran mendapatkan vaksin. 

Antrean warga sempat menimbulkan kerumunan di lokasi. 

Lokasi pelaksanaan vaksinasi di Pasar Pon juga kurang luas.

Petugas dari Satpol PP Kota Blitar dan Polres Blitar Kota berupaya mengatur antrean warga agar tidak memicu kerumunan. 

Warga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak. 

Kepala Dinkes Kota Blitar, M Muchlis mengatakan vaksinasi massal ini menyasar para pedagang, pembeli, dan masyarakat umum di sekitar Pasar Pon

"Targetnya, ada 400 orang yang ikut vaksin dalam kegiatan ini," kata Muchlis. 

Dikatakannya, antusias warga mengikuti vaksinasi massal di Pasar Pon lumayan tinggi. 

Tapi, menurutnya, tempat antre peserta vaksin kurang memadai. 

"Ini akan menjadi bahan evaluasi kami di kegiatan selanjutnya. Kami akan mencari lokasi yang memadai untuk pelaksanaan vaksinasi massal," ujarnya. 

Saat cek ke lokasi, Wali Kota Blitar, Santoso mengakui masih terjadi kerumunan dalam pelaksanaan vaksinasi di Pasar Pon

Santoso mengimbau para peserta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menjaga jarak. 

"Jangan sampai pelaksanaan vaksinasi sebagai upaya pencegahan Covid-19 justru memicu penyebaran kasus baru. Untuk itu, kami minta warga bersabar dan tetap disiplin prokes," katanya. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved