Breaking News:

Berita Nganjuk

Satu Pegawai Dishub Nganjuk Positif Covid-19, Layanan Uji Kir Ditutup 14 Hari, Dishub: Bebas Denda

Balai pengujian kendaraan (uji kir) Dinas Perhubungan Kabupaten Nganjuk dilakukan penutupan selama 14 hari.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/ACHMAD AMRU MUIZ
Dishub Kabupaten Nganjuk pasang pengumuman penghentian layanan di Balai Pengujian Kendaraan setelah satu pegawai positif covid-19. 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Sudarma Adi

TRIBUNNGANJUK.COM, NGANJUK - Balai pengujian kendaraan (uji kir) Dinas Perhubungan Nganjuk dilakukan penutupan 14 hari.

Ini setelah satu pegawai terkonfirmasi positif Covid-19.

Sekretaris Dishub Nganjuk Sujito mengatakan, penutupan layanan uji KIR tersebut dilakukan juga dikarenakan seluruh pegawai dilakukan pemeriksaan tes PCR di RSUD Nganjuk.

Baca juga: Layanan Adminduk Online Gencar Disosialisasikan, Bisa Dilakukan Hingga Wilayah Pedesaan Nganjuk

Dan nantinya seluruh pegawai uji kir akan dilakukan perawatan jika mengalami sakit panas atau demam dan lainya.

"Kami tidak ingin virus corona menyebar di kantor layanan uji kir, dan langkah ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19," kata Sujito, Rabu (23/6/2021).

Dengan adanya penutupan layanan uji kir selama 14 hari mulai hari ini, dikatakan Sujito, secara otomatis pembayaran pajak kir dilakukan penundaan.

Yakni bagi masa uji kir kendaraan habis pada waktu penutupan bisa dibayar setelah layanan kembali dibuka. Dan atas keterlambatan pembayaran pajak kir kendaraan dibebaskan dari denda.

Baca juga: Penerbitan SE Dirasa Kurang Direspon, Satgas Covid-19 Nganjuk Bakal Terapkan Strategi ini . . .

"Jadi bagi pemilik kendaraan tidak perlu khawatir terkena denda akibat tidak dapat membayar pajak kir kendaraan tepat waktu sesuai masa uji kir," tandas Sujito.

Memang, diakui Sujito, sampai saat ini pihaknya belum mengetahui hasil tracing dari penularan covid-19 terhadap satu pegawai yang terkonfirmasi positif corona.

Baca juga: Awasi Ketat Penggunaan Dana BKK, Dinas PMD Minta Pemdes Ikuti Peraturan Bupati Nganjuk

Namun yang pasti di kantor layanan pengujian kendaraan banyak didatangi warga dari berbagai tempat sangat dimungkinkan ada yang berstatus OTG atau bahkan positif corona.

"Jadi, semua kemungkinan dari penularan covid-19 di kantor pelayanan pengujian kendaraan bisa terjadi. Dan meski sudah dilakukan antisipasi dengan penerapan Prokes ketat tetapi masih bisa tertular," ujar Sujito.

Di Balai Uji Kir Dishub Nganjuk, tambah Sujito, setiap hari melayani sekitar 50 kendaraan. Pajak kir kendaraan itu sendiri menjadi PAD Kabupaten Nganjuk setiap tahunnya.

"Tetapi dengan adanya penutupan layanan uji kir selama 14 hari dipastikan tidak akan mempengaruhi sumbangan pada PAD Kabupaten Nganjuk," tutur Sujito.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved