Virus Corona
Bolehkah Tidak Usah Minum Obat saat Isolasi Mandiri di Rumah Positif Corona? Simak Penjelasan Dokter
Bolehkah tidak usah minum obat saat isolasi mandiri di rumah karena positif Covid-19? Begini penjelasan dokter.
Penulis: Alga | Editor: Arie Noer Rachmawati
"Tapi kalau ada keluhan, sebaiknya kami diberi kabar."
"Kalau batuk, ditambah obat batuk. Kalau pilek, ditambah obat pilek," ucap Arka.
Hal ini penting untuk terus diingatkan karena masih ada masyarakat yang malas atau takut melapor ketika dinyatakan terkonfirmasi positif.
Misalnya khawatir akan didatangi pihak Puskesmas dan diketahui statusnya oleh warga sekitar.
Padahal, karena tingginya angka kasus, pemantauan terhadap individu yang melakukan isolasi mandiri kini banyak dilakukan secara jarak jauh.
Jadi, setelah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, sebaiknya langsung melapor ke RT/RW, Gugus Tugas, atau Puskesmas setempat.
Lakukan juga penelusuran kontak terhadap anggota keluarga yang tinggal di satu rumah.
Jika ada yang terkonfirmasi positif Covid-19, pastikan turut melapor.
Namun, bila kondisi rumah tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri, sampaikan pada fasilitas kesehatan untuk dibantu mencarikan tempat isolasi mandiri.
"Kalau di rumah tidak bisa banget, padat, kamar cuma satu, dan banyak yang kena, minta tolong pada Puskesmas."
"Nanti bisa kok dibantu mencarikan tempat isolasi mandiri."
"Setiap Dinas Kesehatan juga punya tempat sendiri, seperti rumah sakit daruratnya," ujar Arka.

Alat yang harus tersedia saat isolasi mandiri
Menurut dr Arka, ada dua alat yang harus ada ketika seseorang isolasi mandiri di rumah, yakni termometer dan pulse oximeter.
"Sekarang sudah mencari rumah sakit karena sedang penuh banget."