Breaking News:

Berita Kota Batu

Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Akan Buat Sungai Tematik di 19 Desa dan 5 Kelurahan

Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu akan membuat sungai tematik di 19 desa dan 5 kelurahan, sesuai dengan potensi dan keunggulan wilayahnya.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/DLH KOTA BATU
Warga Desa Sidomulyo, Kota Batu, membersihkan lingkungan sungai yang rencananya akan dijadikan sebagai sungai tematik, Senin (28/6/2021). 

Reporter: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu berencana membuat sungai tematik, yang merupakan bagian dari program Shining Brantas sebagai langkah pemulihan lingkungan sungai.

Kepala DLH Kota Batu, Aries Setiawan mengatakan, untuk merealisasikan hal itu, ada lima hal yang tengah fokus dikerjakan.

Lima hal tersebut yakni restorasi kelembagaan yang mengeluarkan aturan. Lalu restorasi ekologi melalui penanaman pohon, restorasi hidrologi dengan menjaga kualitas dan kuantitas air, restorasi morfologi menjaga garis sungai, dan restorasi sosial ekonomi melalui edukasi dan sosialisasi.

“Saat ini dimulai dari restorasi hidrologi atau dengan menjaga kualitas dan kuantitas air. Untuk merealisasikan hal itu, kami akan membuat sungai tematik di 24 desa dan kelurahan (19 desa dan 5 kelurahan) sesuai potensi dan keunggulan wilayahnya," ujarnya, Senin (28/6/2021).

Saat ini, beberapa desa telah memiliki sungai tematik seperti di Desa Giripurno dan Desa Pendem. Di sana, ikan-ikan dilepas di sungai karena lingkungannya sehat. Ikan-ikan tersebut juga tumbuh dengan baik.

"Pada 2 Juli nanti, kami akan kembali meresmikan dua tempat untuk digunakan sungai tematik. Pertama adalah Sungai Sidomulyo di Desa Sidomulyo, dan kedua di Sumber Gemulo, Desa Punten," ungkapnya.

Baca juga: DIPA Sudah Turun, Pedagang Pasar Besar Kota Batu Segera Direlokasi, Anggaran Rp 6 Miliar Disiapkan

Di Desa Sidomulyo, tempat tersebut dinilai cocok digunakan sebagai sungai tematik karena mengalir melewati Mall Bunga Sidomulyo. Begitu juga di Sumber Gemulo Punten agar tetap terjaga sumber mata airnya.

“Saya rasa masyarakat sudah siap dengan restorasi hidrologi yang dimulai dengan bersih-bersih sungai di Desa Sidomulyo," terangnya.

Sementara itu, Kades Sidomulyo, Suharto mengapresiasi program DLH. Melalui program restorasi hidrologi, Suharto berharap ada dampak positif terhadap lingkungan di Desa Sidomulyo.

"Khususnya Sungai Sidomulyo yang akan dibuat sungai tematik. Dengan begitu masyarakat akan enggan membuang sampah ke sungai dan ikut menjaga kebersihan sungai,” ungkapnya.

Dengan adanya sungai tematik, Pemdes Sidomulyo berencana melepaskan ikan endemik asal Kota Batu, yakni tombro punten.

"Dengan adanya sungai tematik ini kami berharap tak hanya menjaga ekosistem sungai. Tapi juga sebagai destinasi wisata baru melengkapi Mall Bunga Sidomulyo dan sebagai tempat budi daya ikan tombro punten,” pungkasnya.

Berita tentang Kota Batu

Berita tentang Jawa Timur

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved